Santri Ponpes Mustafawiyah Purba Baru Hanyut, Polres Madina Bantu Pencarian

Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com - Mengingat Intensitas curah hujan yang tinggi, mengguyur kabupaten Mandailing Natal sejak Senin sore sampai malam, sehingga menimbulkan luapan sungai dan arus sungai menjadi dangkal yang tidak  menutup kemungkinan bisa memakan korban jiwa.

Seperti halnya di Desa Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Marapi tepatnya sungai Aek Singolot telah memakan korban, yaitu hanyutnya seseorang atas nama Mursadi Kamil (18), yang merupakan santri Pondok Pesantren Mustafawiyah Purba baru Kelas VII (Tujuh), asal Desa Pinang Sebatang Timur Kecamatan Tualang Kabupaten Siak Propinsi Riau. 

Dalam Insiden ini Personil Polres Mandailing Natal dan Polsek Panyabungan terut serta melakukan pencarian di aliras sungai aek singolot, yang dimulai melakukan penyisiran mulai dimana korban terpeleset hingga jatuh kesungai hingga ke hilir sungai.

Kapolres Mandailing Natal AKBP H.M Reza Chairul. A.S. S.IK., S.H., M.H melalui Kasat Samapta AKP Jonggara Hutajulu, S.Sos, Senin malam sekitar 21.00 Wib (23/01/2023), saat dikonfirmasi membenarkan adanya santri ponpes musthafawiyah yang hanyut di sungai aek singolot desa Purba baru.

“Benar, ada santri pondok pesantren musthafawiyah yang hanyut di sungai Aek Singolot Desa Purba Baru, dimana anak santri ini hendak mau mengambil wudhu dan terpeleset sehingga jatuh dan dibawa arus sungai yang deras”. Ucap AKP Jonggara

Selanjutnya Kasat Samapta AKP Jonggara  menerangkan bahwa sampai saat ini Korban An. Mursadi Kamil belum ditemukan, kini personil Polres dan Timsar bergabung untuk terus melakukan pencarian.

“Sampai saat ini korban hanyut belum ditemukan, meski dimikian kita dari Polres Mandilig Natal sudah bergabung dengan Timsar, untuk terus melakukan pencarian”. Tutup AKP Jonggara. (Rel/Reza).

Share:
Komentar

Berita Terkini