Berdalih Gaji Honorer, LSM KCBI Kritik Kutipan di SMA Negeri 1 Simpang Empat

Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com-Ketua KSM LSM KCBI kecamatan Simpang Empat, Karo, Abet Nego Ginting kritisi kutipan SPP di SMA Negeri 1 Simpang Empat.


Menurutnya, kutipan yang berlangsung semenjak 2021, 2022 dan 2023 sebesar 50.000 itu bagi 470 siswa menabrak Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2010 Pasal 181.


Dijelaskan, kebijakan sekolah terkait pengutipan dengan dalih untuk pembayaran gaji tenaga guru honorer baginya sangat tidak tepat bagi sekolah yang khususnya ber-plat merah itu.


"Kebijakan kutip-mengutip apalagi diketahui sekolah itu milik Pemerintah sangat mencoreng dunia pendidikan," katanya dengan nada kesal.


Sambung ketua KSM KCBI Simpang Empat, hasil konfirmasinya dengan pihak Kepala Sekolah Berina br Manurung didampingi Wakil Kepala Sekolah Edi Tarigan, Selasa (17/01/2023) kemarin, menjelaskan jumlah guru honorer sebanyak 3 orang dengan gaji 4,2 Juta tidak akan menghabiskan jumlah kutipan setiap bulannya.


"Terkait kutipan itu, kami dari LSM menduga adanya penyimpangan keuangan. Terlebih, kita mengetahui di setiap sekolah telah dianggarkan Dana dari Pemerintah berupa Dana BOS, BOP, DAK dan masih banyak lagi. Toh, ini sekolah masih menyelenggarakan kutipan juga, dengan aksi ini sangat kita sayangkan," kata Abet Nego Ginting kepada sejumlah wartawan di Kabanjahe, Minggu (22/01/2023).  


"Dengan perlakuan sekolah seperti itu, kami dari pihak lembaga masyarakat juga akan menyurati Dinas Pendidikan Provsu, Kejaksaan Negeri Kabanjahe, Tipikor Polres Karo untuk meluruskan masalah ini dan kami berharap sekolah lainnya tidak melakukan aktifitas seperti ini," tandasnya.(ds/moral sitepu)

Share:
Komentar

Berita Terkini