Ditemukan Kecurangan, Pilkades Sialang Jaya Ditunda

Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan  Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Rohul memastikan bahwa kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak  Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah tahun 2022 bakal ditunda.


Hal itu lantaran, Panitia Pilkades Kabupaten Rohul menemukan fakta-fakta kecurangan atau ketidakjujuran dalam penetapan calon kepala Desa Sialang Jaya oleh Panitia Pilkades di desa tersebut.


"Berdasarkan fakta-fakta yang dikumpulkan dan dari keterangan baik itu Panwas Kecamatan,Panita Pilkades dan BPD ditemukan fakta ada kecurangan atau ketidakjujuran dalam proses penetapan calon kepala desa Sialang Jaya.Maka, untuk menghindari masalah lebih besar, kami Panita Pilkades Kabupaten merekomendasikan penundaan Pilkades di Desa Sialang Jaya, "kata Plt Kepala Dinas PMPD Rohul, Prasetio kepada sejumlah awak media, Senin 28 November 2022.


 Atas penundaan itu, kata Prasetio, berdasarkan aturan yang berlaku, maka Pilkades Desa Sialang Jaya kemungkinan bakal digelar pada tahun 2025 mendatang.


"Sesuai aturan, kemungkinan Pilkades di  Desa Sialang Jaya bakal digelar pada Pilkades serentak berikutnya yakni pada tahun 2025 mendatang, "katanya.


Untuk menjalankan roda pemerintahan di Desa Sialang Jaya, nanti, DPMPD Rohul setelah berakhirnya masa jabatan Kepala Desa Sialang Jaya yakni Yuherman Daulay akan menunjuk Plt Kepala Desa.


"Sekarang ini kan, Yuherman Daulay masih kepala desa Sialang Jaya.Jadi, setelah habis masa jabatannya selesai baru akan kita tunjuk siapa Plt Kepala Desa nya,"tutupnya.



Sebelumnya, Sejumlah massa pendukung 2 Bakal Calon Kepala Desa (Kades) Sialang Jaya yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Desa Sialang untuk Keadilan menggeruduk Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Rohul Senin(28/11/2022).


Massa menolak keputusan panitia Pilkades dalam penetapan bakal calon kepala Desa Sialang Jaya. Massa menilai keputusan panitia menggugurkan Yuherman Daulay tidak masuk akal.



Disampaikan salah satu warga, Rahmat, bahwa seharusnya panitia bersikap arif, jangan hanya kesalahan memberikan NPWP, lalu Yuherman Daulay tidak diloloskan.


Nasib sama juga dialami, Hardison. Diduga karena adanya rekomendasi LKA, lalu Hardison tidak diloloskan sebagai bakal calon kades Sialang Jaya.


Sementara itu, Yuherman Daulay menegaskan, dari 4 orang bakal calon yang mendaftar yakni Yuherman Daulai, 2.Hardison, 3. Ramlan Lubis dan Netti, hanya dua orang yang dinyatakan lolos yakni Ramlan Lubis dan Netti.


Sedangkan dirinya bersama Hardison tidak lolos, namun ketidak lolosan dirinya pada verifikasi bahan, dari 27 persyaratan yang dibacakan hanya karena kesalahan NPWP, seharusnya NPWP yang dimaksud adalah NPWP pribadi, namun yang diserahkan NPWP desa, sedangkan NPWP pribadinya sudah ada namun tidak diberi kesempatan untuk menggantinya.


Sedangkan Hardison adalah terkait dengan domisili dan rekomendasi LKA, dan ini tidak masuk akal.


Yuharman menambahkan dirinya telah menyurati BPD Desa Sialang Jaya dan Panwas Pilkades agar memanggil Panitia namun itu tidak di gubris panitia Pilkades.


Rahmad, salah satu warga berorasi menilai panitia terkesan tidak meloloskan dua orang Balon hanya karena kesalahan persyaratan yang tidak falit, diminta kepada Panitia Kabupaten agar memanggil Panitia Pilkades untuk mempertanyakan permasalahan yang terjadi.


“Masa hanya karena kesalahan memberikan NPWP, Balon Kades petahana tidak diloloskan padahal masih ada kesempatan untuk memperbaikinya,” orasinya.


Untuk itu diminta kepada Panitia Kabupaten agar menyampaikan permasalahan ini kepada Panitia agar meloloskan Balon yang tidak lolos tersebut, jika tidak diloloskan, massa meminta Pilkades Sialang Jaya ditunda.


“Kami tidak terima hasil akhir Panitia Pilkades Sialang yang hanya meloloskan dua orang Balon, bagaimanapun caranya atau Pilkades Sialang Jaya supaya ditunda,” tegasnya.


Menanggapi hal tersebut, Plt Kepala Dinas PMD Prasetio menyampaikan pihaknya akan memanggil Panitia Pilkades untuk membuktikan kekurangan persyaratan Bakal calon yang tidak lolos, kemudian akan di pertimbangkan kalau buktinya sudah cukup.



“Kami akan memanggil Panitia untuk membuktikan kekurangan persayaratan yang disampaikan Balon yang tidak lolos dan akan mengambil keputusan sesuai peraturan yang berlaku,” tandasnya.(ds/ali)

Share:
Komentar

Berita Terkini