Polres Madina Paparkan 8 Kasus, 4 Kasus Perjudian dan 4 Kasus Pencurian

Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com - Kepolisian Resort (Polres) Mandailing Natal (Madina) paparkan 8 kasus. 4 diantaranya kasus pencurian dan 4 kasus perjudian. Rilis yang disampaikan Kapolres Madina, AKBP HM. Reza Chairul AS, melalui Kabag Ops, Kompol M Rusli di depan kantor Sat Reskrim Polres Madina. 

Dalam rilis tersebut, Kabag Ops juga menekankan bahwa Polres Madina tetap terus berusaha memberantas kasus- kasus perjudian di Kabupaten Madina. Hal ini dibuktikan dengan diamankannya, 5 tersangka di empat lokasi yang berbeda.

"Kami tetap berantas judi. Apapun kasus judi itu. Hanya saja, sebelum dilakukan penindakan, kami mensosialisasikan permasalahan judi ini ke masyarakat. Sesuai intruksi Kapolri, kasus judi harus diberantas," ungkap Kabag Ops. 

Selain itu Kabag Ops menghimbau kepada masyarakat, khususnya masyarakat di Kabupaten Madina untuk tetap memberikan laporan baik ke tingkat Polsek maupun Polres jika ditemukan adanya lokasi perjudian di daerahnya. Hal ini dikarenakan tanpa laporan dari masyarakat, maka pihak kepolisian akan sulit memberantas perjudian di Madina. 

"Masyarakat dan Polisi harus saling bersinergi. Jika mengetahui lokasi perjudian, laporkan. Kami akan segera ambil tindakan," tegas Kabag Ops. 

Apa yang disampaikan Kabag Ops ini senada dan diperjelas oleh Kasat Reskrim Polres Madina, AKP Edi Sukamto. Menurut Edi, pihak Sat Reskrim Polres Madina, serta seluruh jajaran Polsek di Kabupaten Madina jauh hari sudah melakukan sosialisasi tentang bahaya perjudian. 

"Jauh hari sudah kita lakukan sosialisasi, bahkan sebelum adanya intruksi Kapolri. Kawan-kawan boleh cek ke Polsek atau Kanit-kanit Reskrim di Polsek-polsek. Kami mengambil tindakan setelah orang yang kita nasehati itu tetap lakukan kasus perjudian," jelasnya.

Kasat Reskrim juga menambahkan, khusus untuk kasus perjudian, pihak Reskrim tidak akan memberikan ampun terhadap pelakunya. Dia mengatakan, jika pelaku perjudian sudah menjadi target operasi maka, setelah dinasehati tetap berbuat akan segera ditindak. 

"Kasih poin dulu. Udah dinasehati, tetap juga main judi baru kita tindak. Bahkan, jika nanti dalam sidik kita terdapat nama-nama bandar besarnya kita akan kejar," tegas Kasat Reskrim spesialis pencari tersangka Daftar Pencarian Orang (DPO) ini.

Dalam paparan itu, terdapat 11 tersangka dari depalan kasus yang telah diungkap oleh Satreskrim Polres Madina dari beberapa tempat di Kabupaten Madina. Dari 11 tersangka tersebut, 5 tersangka untuk 4 kasus perjudian dan 6 tersangka untuk kasus pencurian, baik pencurian kendaraan bermotor maupun pencurian bongkar rumah kosong. (Reza).

Share:
Komentar

Berita Terkini