PT SMGP Lakukan Comissioning Arus Listrik Unit-3 Sejak Juli 2022

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com - Beredar informasi ditengah Masyarakat Kabupaten Mandailing Natal bahwa kebelakangan ini Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) PT Sorik Marapi Geothermal Power (PT SMGP) yang berlokasi di Desa Sibanggor Tonga Kecamatan Puncak Sorik Marapi telah melakukan uji coba comissioning arus listrik sebesar 50 MW (Mega Watt) melalui Unit Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (PB3S) PT PLN (Persero) selama 72 Jam sambungan.

Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 17 Tahun 2014 Tentang Pembelian Tenaga Listrik dari PLTP dan Uap Panas Bumi Untuk PT PLN ( Persero),  PT PLN diwajibkan melakukan pembelian Listrik dari Perusahaan Pembangkit Listrik Panas Bumi termasuk Tenaga Listrik yang dihasilkan PT SMGP, namun sebelum melakukan pembelian Pihak PT PLN  dan PT SMGP terlebih dahulu harus melakukan tahapan uji kelayakan dan uji comissioning arus listrik.

Terkait uji comisioning arus listrik sebesar 50 MW oleh PT SMGP ke PT PLN (Persero), Wartawan Media ini mencoba menghubungi Pihak Corporate Communication Affairs PT SMGP/ KSORKA Yani Siskartika melalui Aplikasi Whats Apps menyampaikan bahwa kegiatan ini sudah dilaporkan dan diketahui oleh Bupati Mandailing Natal. 

"Kegiatan COD ini sudah dilaporkan dan diketahui oleh Bupati dan pemerintah daerah. Pelaksanaan COD ini juga sudah berlangsung sejak Juli kemarin hingga September 2022 besok," jelas Yani. 

Yani juga menjelaskan COD ini dengan arus listrik sebesar 50 MW nantinya akan dibayarkan oleh PT. PLN sesuai dengan kontrak penjualan energinya. Yani juga mengatakan biaya COD ini semuanya menjadi tanggungan PT. SMGP sesuai dengan prosedur. 

"Semua biaya menjadi tanggungan PT. SMGP PT. PLN juga ikut serta menanggungnya tetapi sesual dengan kontrak jual beli arus yang kita sepakati usai berakhir lnya proses COD," jelas Yani. (Reza).

Share:
Komentar

Berita Terkini