Oknum Anggota DPRD yang Lakukan Kekerasan Segera Diperiksa

Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com - Kasus penganiayaan yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Mandailing Natal masih bergulir di Polres Madina. Kasus yang melibatkan oknum Anggota DPRD Madina dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) dengan salah seorang honorer di Dinas Pekerjaan Umum, AU tampaknya tak menemukan titik damai. 

Kepala Kesatuan Reserse Kriminal Polres Madina, AKP Edi Sukamto menjelaskan hingga saat ini timnya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Hal ini diungkapkan oleh Kasatreskrim ketika dihubungi dailysatu.com, Rabu (3/8). 

"Saat ini masih kita lakukan pemeriksaan saksi-saksi. Sabar dulu, nanti bagaimana perkembangan kita kabari," ucap Kasat Reskrim. 

Kasus penganiayaan ini dilaporkan oleh AU sekitar Mei tahun 2022 kemarin. Dalam laporannya AU melaporkan oknum anggota DPRD Madina yang telah melakukan penganiayaannya di rumah AU. 

Korban juga telah membuat laporan dengan LP/B/111/IV/2022/SPKT/POLRES MADINA/POLDA SUMUT, dugaan penganiayaan yang diadukan korban AU (26) warga Desa Pidoli Lombang, Panyabungan, berlanjut ke tahap penyelidikan. 

Bahkan Ketua BKD DPRD Madina, Hamdani yang dikonfirmasi dailysatu beberapa waktu lalu menjelaskan hingga saat ini belum ada laporan apa-apa terkait laporan yang menjerat AN. Bahkan menurut Hamdani, AN sendiri sudah melakukan konfirmasi kepadanya terkait laporan AU. 

"Saya sudah berkomunikasi dengan AN. Dia menceritakan tidak ada kekerasan yang dilakukannya (AN.red). Jadi untuk lebih pastinya kita tanyakan dan kita tunggu dari laporan masyarakat," jelasnya. (Reza).

Share:
Komentar

Berita Terkini