Laporan Pungli di SDN 008 Air Putih Diduga Mandeg di Kejari Inhu

Editor: dailysatu author photo


dailysatu.com- Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) BARA API Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Fitri Ayomi mempertanyakan laporan dugaan pungutan liar (pungli) berkedok uang sumbangan komite di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 008 Air Putih, Kecamatan Lubuk Batu Jaya (LBJ) yang diduga 'Mandeg' di Kejaksaan Negeri (Kejari) Inhu.


Sebab, sejak dilaporkan pada 5 Januari 2022 lalu hingga kini diduga mandeg dan tidak ada perkembangan sedikitpun.


“Dari laporan yang kami layangkan ke Kejari Inhu kami ingin pertanyakan tentang progres atau kelanjutan dari pihak Kejari Inhu.Sebab, dugaan pungli yang uangnya mencapai Rp.73 Juta lebih itu seakan tidak jelas progres penanganannya,"kata Ayomi kepada dailysatu.com, Senin 29 Agustus 2022 usai menyambangi Kantor Kejari Inhu.


Beberapa kali, pihaknya mendatangi kantor Kejari Inhu, cuma hingga saat ini belum ada kejelasan yang pasti sampai mana progres penanganan kasus dugaan pungli berkedok uang komite yang dilakukan oleh Kepsek dan Ketua Komite SDN 008 Air Putih.


Seperti hari ini, kata Ayomi, saat menyambangi Kantor Kejari Inhu, pihaknya tidak pernah bertemu dengan Kasi Intel Kejari Inhu.


"Tadi, kami kesana, hanya bertemu dengan salah seorang Jaksa Fungsional Kejari Inhu bernama Jimy Manurung.Dari keterangannya bahwa uang Rp.73 Juta yang sempat dikutip dari orang tua siswa sudah dikembalikan kepada orangtua siswa,"katanya menirukan pernyataan Jimy Manurung.


Anehnya, sebutnya, saat dipertanyakan bukti pengembalian dana tersebut kepada orangtua siswa oleh Kepsek dan Komite SDN 008 Air Putih, Jimy Manurung tidak bisa menunjukkan bukti tersebut.


Namun, sambungnya, pihak Kejari Inhu bakal menyurati DPC LSM BARA API Inhu terkait jawaban dari surat laporan yang telah dilaporkan ke Kejari Inhu.


"Katanya mau balas surat kami dalam waktu dekat ini,"kesalnya. (ds/ari)

Share:
Komentar

Berita Terkini