SK dan Honor Tak Keluar, Diduga Ada Pungli di Puskesmas Muara Soma

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com - Pungutan liar atau Pungli diduga ada di Puskesmas Muara Soma. Hal ini disampaikan oleh beberapa honorer di Puskesmas Muara Soma yang hingga saat ini belum juga menerima honor dan Surat Keputusan (SK) untuk perpanjangan bertugas di Puskesmas. Hal ini disampaikan oleh salah satu honorer yang tak ingin disebutkan namanya. 

Salah satu honorer ini pun menceritakan dengan rasa ketakutan. Dia menyampaikan hingga saat ini SK yang seharusnya diterimanya sejak April lalu, hingga saat ini belum diterimanya. Bahkan hingga saat ini sudah hampir 6 bulan dirinya bekerja, juga belum menerima gaji atau upah.

"Gaji sampai saat ini belum jelas. Apalagi SK, hingga saat ini belum ada terima. Bahkan untuk memperpanjang SK kemarin kami dimintai uang sampai lima juta rupiah," jelas salah satu honorer tersebut kepada dailysatu beberapa waktu lalu. 

Berdasarkan informasi ini, dailysatu mengkonfirmasi kepada Kepala Puskesmas Muara Soma, Juli Arnita Hasibuan, SKM. Dalam keterangannya, Juli bahkan tidak mengetahui adanya anggotanya yang belum menerima gaji atau honor. Menurutnya, proses penggajian saat ini langsung dari Dinas Kesehatan Kabupaten, sehingga dia tidak mengetahui mana saja, honorer yang belum menerima gaji atau upah. 

Bahkan Kapus ini juga menyatakan bahwa Pungli tersebut memang ada. Namun dia juga menjelaskan bahwa pungli itu dilakukan oleh Kepala Puskesmas sebelumnya. Sehingga dia tidak tahu benar atau tidaknya. 

"Saya tahunya setelah ada surat pernyataan dari beberapa honorer. Tapi untuk lebih pastinya silahkan konfirmasi dengan Kasubbag Kepegawaian Dinas Kesehatan," jelas Juli kepada dailysatu. 

Kepala Subbagian Kepegawaian Dinas Kesehatan, Hilman yang dikonfirmasi oleh dailysatu menjelaskan bahwa dirinya sudah mengetahui adanya pungli tersebut. Bahkan dia juga mengatakan sudah melakukan investigasi terkait adanya temuan pungli tersebut. 

"Saat ini sedang diselidiki dan diproses oleh tim internal kita," ungkap Hilman ketika dikonfirmasi. Dia juga mengatakan bahwa jika nantinya temuan itu sudah jelas dengan bukti-buktinya maka dia akan meneruskan kepada pihak Inspektorat. (Reza).

Share:
Komentar

Berita Terkini