Kasatpol PP Harus Cakap dan Inovasi Demi Penegakan Perda di Madina

Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) Kabupaten Mandailing Natal tampaknya hanya diam di tempat. Berdasarkan informasi yang didapat dailysatu, hingga saat ini Satpol PP masih saja menunggu bola dan tak paham dengan penegakan peraturan daerah yang menjadi tanggung jawabnya. Sehingga dibutuhkan Kasatpol PP yang cakap dalam penegakan Perda di Madina. 

Menurut pengamat hukum, Muhammad Noor Sohib, Satpol PP seharusnya paham akan fungsi dan tugas pokoknya. Sohib menjelaskan berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 tahun 2018, fungsi dari Satpol PP terlibat dalam penyusunan program dalam penegakan peraturan daerah (perda) serta pelaksanaan kebijakan perda. 

"Satpol PP harusnya bekerja menjemput bola. Jika ada temuan pelanggaran perda, maka itu adalah tugas dari Satpol PP, bukan menunggu bola. Tapi menjemput bola," ungkap Sohib kepada dailysatu, Selasa (19/7). 

Selain itu, menurut Sohib Kasatpol PP sebagai pimpinan dalam satuan harus memberikan inovasi-inovasi untuk penegakan perda dan penguatan otonomi daerah dalam pelayanan masyarakat di daerah. 

"Ini sesuai dengan UU Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah. Dalam undang-undang itu, jelas Satpol PP ini merupakan OPD yang sangat strategis dalam penegakan perda dan perbup di daerah. Jika Kasat Pol PPnya tak bisa berinovasi maka sama saja dengan penegakan perda tidak akan berjalan," tegasnya. 

Karena itu,Sohib berharap Bupati Madina bisa segera melakukan evaluasi terhadap kinerja Kasatpol PP. Hal ini akan berdampak kepada banyak sektor terutama dalam penegakan perda dan perbup di daerah. 

"Kalau kita ibaratkan, Satpol PP itu Polisinya dari lingkungan pemerintahan khususnya mengenai perda. Jika Satpol PPnya hanya simbol saja, sudah dipastikan Perda di daerah itu sebagai hiasan saja, dan ini berpengaruh pada retribusi dan pajak daerah serta pendapatan asli daerah," tutupnya. (Reza)

Share:
Komentar

Berita Terkini