Jika Warga Merasa Dirugikan, Silahkan Melaporkan PDAM TSP Ke BPSK Asahan

Editor: romi syah author photo
Ok Mohammad Rasyid SE anggota Majelis BPSK Asahan


dailysatu.com- Masyarakat Kisaran korban pendistribusian air kotor yang dialirkan oleh Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Silau Piasa (PDAM TSP) Asahan, diminta untuk melaporkan ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kabupaten Asahan.


Agar kerugian masyarakat yang ditimbulkan oleh PDAM TSP Kisaran akibat air lumpur yang masuk kerumah warga,bisa diganti rugi.


Hal ini dikatakan oleh Anggota BPSK Kabupaten Asahan,OK Muhammad Rasyid SE kepada wartawan, Rabu 27 Juli 2022.


Menurutnya,warga yang dirugikan akibat PDAM TSP Asahan, silahkan melapor.


"Kami minta masyarakat Asahan yang merupakan konsumen air bersih merasa dirugikan oleh PDAM TSP Asahan,agar melaporkan kasus air kotor ke BPSK. Agar pihak BPSK Asahan bisa memproses dan memanggil Direkrut PDAM TSP Asahan," tegas OK Mohammad Rasyid.


Warga yang datang untuk mengadu,kata Ok Rasyid, diminta untuk membawa bukti bukti kerugian yang mereka dapatkan dari air kotor yang didistribusikan oleh PDAM TSP Asahan.


"Kalau ada bukti video dan foto air yang dialirkan oleh PDAM TSP Asahan kotor, akibat dari air kotor apa ada kerugian masyarakat.  Datang aja ke kantor. Kita akan proses adanya laporan tersebut," jelas OK Rasyid.


Terpisah,Yudi Indrawan (35) warga Sutan Ali Syahbana Kel Mutiara Kec Kisaran Timur Kab Asahan, yang merupakan konsumen air bersih PDAM TSP Asahan,mengaku akan melaporkan kerugian dia akibat air lumpur yang dialirkan kerumahnya.


Pasalnya, akibat dari saluran air PDAM TSP Asahan yang masuk kerumahnya berlumpur dan hidupnya hanya siang saja , itupun air yang hidup macam kencing anak kecil. Dirinya payah mandi dan tak bisa konsumi air PDAM untuk makan dan minum.


"Kalau untuk kerugian akibat air lumpur jorok yang masuk kerumah kami dari PDAM TSP Asahan,ya banyak Bang. Saya tidak bisa mandi dan tidak bisa minum air bersih aja dah rugi bang" sebut Yudi.


Sebelumnya,Direktur PDAM Tirta Silau Piasa Asahan, Rusfin Arif dikonfirmasi wartawan,Senin (25/7) lalu melalui saluran aplikasi WhatsAppnya memberikan klarifikasi perihal air kotor yang terlanjur masuk ke sambungan pipa hingga mengalir ke rumah warga itu.


"Ini disebabkan terjadinya diujung pipa PDAM sehingga kotoran lumpur tersorong sampai ke rumah pelanggan," ujarnya.


Harusnya, tambah Rusfin, kiriman air kotor ini tak harus sampai ke rumah warga jika petugas membuka saluran pembuangan kotoran yang ada di pipa.


"Seharusnya PDAM Inten membuka WO (wash out) pembuangan sehingga kotoran yang ada di pipa ini tidak sampai ke rumah pelanggan, kami mohon maaf atas ketidak nyamanan ini," ungkapnya kemarin.(Hendri)

Share:
Komentar

Berita Terkini