Harga Sembako Melonjak, Sawit Turun Drastis Masyarakat Rohul Menjerit, Khairil : Mana Peran Pemkab Rohul?

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com- Kenaikan harga barang-barang terutama sembako membuat masyarakat di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) 'meringis' .


Hal semakin diperparah lagi, dengan anjloknya harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit. Kondisi itu menjadikan masyarakat di negeri seribu suluk makin menjerit.


Hal itu dilontarkan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Pasir Pengaraian (UPP), Khairil Suhada dalam keterangan tertulisnya yang diterima dailysatu.com, Rabu 6 Juli 2022.


"Ini menjadi dampak besar terhadap masyarakat Dan juga Petani sawit yang Ada dikabupaten Rokan Hulu yang sampai hari ini belum Ada penurunan harga terhadap bahan pokok Dan juga penaikan harga sawit ataupun solusi dari pemerintah Yang sudah terjadi beberapa bulan belakang Ini setelah bulan Ramadhan,"sebutnya.


Kondisi itu, kata Khairil, menunjukkan bahwa ekonomi rumah tangga menengah ke bawah terus-menerus mengalami keterpurukan karena kegagalan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan.


"Seharusnya kebijakan yang diambil Kementerian Perdagangan saat ini (pasca larangan ekspor dicabut) adalah percepatan ekspor, bukan malah membuat regulasi yang menghambat. Ekspor dibuka tapi malah 'disandera' oleh regulasi Kemendag, Inilah yang saya sebut tadi perlambatan. Kita harus berpacu dengan waktu saat ini, "katanya.


Lebih lanjut dikatakan Khairil kenaikan Harga Bahan Pokok menyebabkan perekonomian masyarakat semakin hari kian sulit.


"Dan disini juga kita lihat belum ada peran serius dari pemerintah daerah untuk memberikan solusi terhadap kondisi yang terjadi tengah-tengah Masyarakat kabupaten Rokan hulu atas turun nya harga sawit serta mahalnya kebutuhan bahan pokok,"pungkasnya.(ds/rel)

Share:
Komentar

Berita Terkini