Ganja Sumber Alternatif Peningkatan PAD Madina

Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Kabupaten Mandailing Natal merupakan kabupaten yang memiliki banyak potensi, salah satu potensinya adalah potensi pertaniannya. Salah satu yang potensi pertanian yang sangat perlu dikembangkan salah satunya adalah ganja. Tanaman jenis ini memiliki potensi untuk mensejahterakan masyarakat Madina. 

Hal ini diungkapkan oleh Datuk Imam Marzuki, salah seorang Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Madina. Dalam kajiannya, Datuk mengatakan beberapa negara sudah melegalkan penggunaan ganja sebagai bahan baku pengobatan. 

" Contoh saja, Belanda. Negara ini sudah melegalkan penggunaan ganja sebagai bahan baku untuk obat. Beberapa penelitian juga sudah membuktikan bahwa ganja memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan," jelas Datuk. 

Melihat ini, Datuk menilai dengan keadaan geografis Madina saat ini, potensi besar bagi Kabupaten paling selatan di Sumatra Utara ini untuk membudidayakan tanaman ini, jika memang ganja dilegalkan nanti. Karena itu, Datuk berharap pihak Pemkab Madina bisa membuat kajian yang benar-benar tentang manfaat dari tanaman ini. 

"Pemkab seharusnya mendorong peneliti-peniliti untuk membuat kajian ilmiah tentang penggunaan ganja. Termasuk tentang aturan-aturannya yang ketat, baik untuk penjualannya nanti," jelas Datuk. 

Secara lebih spesifik ada dua jenis ganja yang berpotensi untuk dimanfaatkan yaitu Hemp (ganja industri) dan Marijuana (ganja konsumsi). Adapun Perbedaannya adalah dalam penggunaannya, hemp (ganja industri) dan Marijuana keduanya berasal dari tanaman yang sama Cannabis Sativa L. Istilah 'Hemp' biasanya mengacu pada penggunaan industri/komersial dari tangkai dan biji ganja untuk tekstil, makanan, kertas, produk perawatan tubuh, deterjen, plastik dan bahan bangunan.(Reza)

Share:
Komentar

Berita Terkini