Dana Sertifikasi Guru, Bulan Juli Akan Dibayarkan

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com-Dana sertifikasi guru-guru tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Mandailing Natal segera akan keluar. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPTK) Dinas Pendidikan Kabupaten Madina, Zulhamsyah, SPd ketika ditemui di kantornya, Kamis (21/7). 

Zulhamsyah menjelaskan, dana sertifikasi seharusnya memang dibayarkan tiga bulan sekali. Untuk triwulan pertama sudah dibayarkan pada bulan April kemarin. Sedangkan untuk triwulan kedua akan dibayarkan bulan Juli ini. 

"Semua data sudah diajukan. Dari kementrian pendidikan memang daerah menerima dana sertifikasi itu tiga bulan sekali. Dan kemungkinan bulan Juli ini akan keluar untuk triwulan kedua tahun ini," jelasnya. 

Untuk jumlah guru-guru yang akan menerima dana sertifikasi ini berkisar 2500 guru. Namun hingga saat ini menurut Zulhamsyah, ada sekitar 200 guru yang belum menerima Surat Keputusan dari Dirjen, sehingga kemungkinan pembayaran sertifikasi akan tertunda. 

"Hingga saat ini ada 2300 orang guru yang akan menerima pembayaran sertifikasi dari total jumlah keseluruhan sekitar 2500 guru yang telah tersertifikasi. 200 guru itu ada beberapa kelengkapan berkas yang kurang, sehingga mereka harus melengkapinya," tegas Zulhamsyah. 

Zulhamsyah juga menegaskan pihak Dinas Pendidikan Madina tidak akan menahan-menahan hak para guru. Menurutnya sistem pembayaran (Simbar) untuk dana sertifikasi ini sudah terkontrol dari Kementrian Pendidikan.  Sehingga Dinas Pendidikan Kabupaten hanya menyalurkan pembayaran sesuai dengan Simbar dari Kementrian. 

"Sistemnya sudah terintegrasi secara nasional. Jadi tidak mungkin kita bisa menahan-nahan yang menjadi hak para guru. Saat ini memang semua proses di Kementerian Pendidikan sudah sangat rapi, sehingga tidak bisa Dinas Pendidikan Kabupaten mengutak-atiknya," tuturnya. 

Karena itu, Zulhamsyah berharap para guru untuk bersabar dan mengikuti semua proses dalam Simbar dari Kementrian Pendidikan. Hal ini dimaksudkan agar proses pembayaran sertifikasi dari guru-guru yang merupakan hak dari para guru bisa segera direalisasikan. (Reza).

Share:
Komentar

Berita Terkini