Ciptakan Generasi Gemilang, Anggota DPRDSU Bersama Polres Humbahas Gelar Sosialisasi Pencegahan Narkoba di SMAN 1 Baktiraja

Editor: dailysatu author photo

Teks foto: Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Pantur Banjarnahor bersama Kanit I Sat Res Narkoba Polres Humbahas, Bripka Kristian Situmorang disambut hangat oleh guru-guru dan pelajar SMA Negeri 1 Baktiraja, Humbahas.
dailysatu.com - Agar tercipta generasi gemilang tanpa Narkoba di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Pantur Banjarnahor bersama Kanit I Sat Res Narkoba Polres Humbahas, Bripka Kristian Situmorang menggelar sosialisasi pencegahan narkoba di SMA Negeri 1 Baktiraja baru-baru ini, Senin (11/7/2022). 

Dalam paparannya, Pantur Banjarnahor menyampaikan tentang bahayanya penyalahgunaan narkoba dihadapan para pelajar dan para guru. 

Pantur juga mengungkapkan, bahwa sosialisasi pencegahan Narkoba tertuang dalam Perda Pemprovsu Nomor 1/ 2019.

"Upaya pencegahan yang bisa dilakukan hanya melalui penyuluhan bahaya narkoba seperti yang saat ini kita laksanakan, pola hidup sehat dan produktif, mengisi waktu dengan kegiatan yang positif, selektif dalam memilih pertemanan agar tercipta generasi gemilang dimasa mendatang," ucapnya. 

Sementara itu, Kanit I Sat Res Narkoba Polres Humbahas, Bripka Kristian Situmorang, menyampaikan paparan materinya yang berjudul "Narkoba dan Permasalahannya".

"Narkoba kependekan dari Narkotika, Psikotropika, dan Bahan Adiktif. jenis-jenis narkoba yang meliputi, stimulan nemacu kerja otak, bersifat psikoaktif, depresan menghambat kerja otak bersifat penenang menekan rasa nyeri dan halusinogen menimbulkan halusinasi," jelasnya. 

Menurut Kristian, tahapan penyalahgunaan narkoba berawal dari kompromi yang merupakan sikap tidak tegas dalam menolak narkoba, berlanjut kepada ingin tahu. 

"mulainya mencoba karena ingin tahu atau adanya pengaruh pertemanan, berlanjut ke habituasi yaitu mengulangi pemakaian hingga menjadi sebuah kebiasaan, setelah itu adiksi merupakan ketagihan yang mendorong untuk terus menerus memakai narkotika dengan takaran yang kian meningkat," terangnya.

Kristian juga mengatakan, bahwa narkotika hanya digunakan untuk 2 (dua) kepentingan, yaitu untuk ilmu pengetahuan dan medis. selain itu, merupakan penyalahgunaan dan termasuk melawan hukum.

Diahir paparannya, ia menjelaskan, nahwa pentingnya meningkatkan kewaspadaan seluruh komponen masyarakat dimana didalamnya termasuk pelajar terhadap ancaman narkoba.

"mengingat narkoba merambah ke wilayah tanpa batas tidak mengenal status sosial. Untuk itu dibutuhkan deteksi dini dan pencegahan dini dari ancaman narkoba," pungkasnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Sekolah SMA N 1 Baktiraja menyambut baik kegiatan tersebut. Dimana menurutnya, dengan adanya kegiatan itu, merupakan satu bentuk pembinaan kepada para pelajar.

"Mudah-mudahan dengan adanya pembinaan ini, anak didik kami semua dapat memahami bagaimana resiko yang tidak baik apabila sampai jatuh dalam penyalahgunaan narkoba," harapnya.(carlos) 

Share:
Komentar

Berita Terkini