Bupati Dairi Serahkan Bantuan Bagi Warga Korban Kebakaran di Desa Silumboyah

Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Pemerintah Kabupaten Dairi membagikan bantuan kepada 3 keluarga yang terkena musibah kebakaran pada Jumat (22/7/2022) yang lalu. Bantuan kepada 3 keluarga tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu di dampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi Ny Romy Mariani Eddy Berutu, Sabtu (23/7/2022).

Dalam kata penghiburan kepada keluarga, Bupati Dairi menyampaikan atas nama pribadi, keluarga, pemerintah dan masyarakat menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang dialami oleh 3 keluarga.

“Inilah yang kita alami sekarang, saya bisa merasakan bagaimana beratnya situasi ini, apalagi ada saudara kita yang meninggal dunia. Tabahlah, ikhlaskanlah, yang paling penting kita saling bahu membahu, saling menguatkan satu dengan yang lain supaya peristiwa ini bisa kita lewati bersama,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada masyarakat yang dengan gerak cepat membantu untuk memadamkan api agar tidak semakin melebar ke rumah lainnya.

“Saya bangga persaudaraan kita masih tetap dijaga dengan baik, saling memperkuat ketika ada saudara kita yang terkena musibah,” ungkap Eddy Berutu di akhir ucapan kata penghiburan kepada 3 keluarga yang terkena musibah.

Adapun bantuan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Dairi kepada para korban musibah kebakaran yakni beras, peralatan makan, susu kotak, serta bahan material seperti seng untuk membangun rumah.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Kepala BPBD Dairi Masaraya Berutu, Camat Siempat Nempu Hulu Koko Angkat, dan Kepala Desa Silumboyah.

Sebagai informasi, kebakaran terjadi pada Jumat (22/7/2022) di Desa Silumboyah, Kecamatan Siempat Nempu Hulu yang mengakibatkan 3 rumah warga terbakar. Kebakaran tersebut juga mengakibatkan satu orang anak penyandang disabilitas (11) meninggal dunia karena tidak bisa menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi.(Hartono)

Share:
Komentar

Berita Terkini