BPKAD Madina Segera Lelang Aset-Aset yang Tak Terpakai

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com - Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) telah mengusulkan sebanyak 111 jenis barang milik daerah untuk dilakukan pelelangan dalam tahun ini. Terdapat 110 unit kendaraan bermotor dan 1 lot besi-besi hasil bongkaran bekas Pasar Baru yang terbakar tahun 2018 lalu. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, melalui Kabid Aset Daerah, Armin Harahap kepada dailysatu.com, Selasa (26/07/2022).

Armin menjelaskan saat ini tim aset daerah sedang menunggu surat balasan dari Kantor Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Surat ini merupakan salah satu persyaratan bagi tim lelang BPKAD Kabupaten Madina untuk melakukan lelang. 

"Nanti tim KPKNL ini yang menentukan harga dasar dalam lelangnya. Kami juga akan membuka lelang ini secara terbuka. Ada sekitar 110 kendaraan bermotor, untuk kondisinya sendiri kebanyakan memang sudah rusak," ucapnya kepada dailysatu.com.

Armin juga menjelaskan proses lelang tahun ini akan menggunakan E-Lelang. Sehingga peserta lelang baik personal maupun perusahaan yang akan mengikuti lelang harus terdaftar ke E-Lelang. Dia juga mengatakan, proses E-Lelang ini sendiri dilakukan agar adanya transparansi di masyarakat. 

"Kita pakai E-Lelang. Peserta lelang itu boleh siapa saja. Asal terdaftar dalam E-Lelang nanti. Kami juga akan umumkan kapan proses lelangnya. Sehingga adanya transparansi untuk perihal lelang ini," ungkap Armin. 

Armin juga berharap segera mendapat surat balasan dari KPKNL sehingga proses lelang bisa dilakukan segera. Menurutnya, usai mendapatkan surat balasan dari KPKNL, tim lelang baru bisa membuka proses E-Lelang. 

Selain itu, Armin juga menjelaskan semua barang-barang yang akan dilelang ini nantinya telah mendapatkan persetujuan dari Bupati. Sehingga tidak ada barang-barang yang akan dilelang tanpa sepengatahuan Bupati. 

"Semua barang-barang yang akan dilelang nantinya harus berdasarkan persetujuan bupati. Selain itu juga barang-barang yang akan dilelang ini merupakan usulan dari OPD masing-masing kepada tim aset," tegasnya.(Reza).

Share:
Komentar

Berita Terkini