Ada Temuan BPK, Inspektorat Tindak Lanjuti Surat BPK Dalam 60 Hari

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com - Pembangunan Dek penahan banjir di Kecamatan Panyabungan Timur ditemukan adanya temuan dalam audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Sumatra Utara. Hal ini disampaikan oleh Plt, Kepala Inspektorat Kabupaten Mandailing Natal, Rahmad Daulay, dikantornya Senin (25/7) sore kemarin. 

Berdasarkan keterangan Rahmad, surat dari BPK dikirimkan kepada Inspektorat tertanggal 8 Juli 2022 kemarin. Dalam surat itu, BPK menjelaskan bahwa ditemukannya kelebihan bayar dan denda kepada PT. Torida Hasian Group yang melaksanakan pekerjaan pembangunan dek di Kecamatan Panyabungan Timur tersebut. 

"Bener, ada temuan dalam audit BPK. Untuk nilainya itu masih dalam kajian internal kita. Hanya saja, BPK memberikan waktu selama 60 hari untuk proses pengembalian," jelasnya Rahmad.

Rahmad juga menjelaskan secara administratif, sebenarnya proses pembangunan Dek di Panyabungan timur ini sudah dinyatakan selesai. Hal ini dikarenakan pekerjaan dek ini merupakan pekerjaan dalam anggaran tahun 2020. Namun, jika adanya perubahan desain dan volume maka waktu pengerjaannya bisa diperpanjang. 

"Secara rinci memang saya belum membaca kontraknya. Namun karena pekerjaan ini dalam tahun anggaran 2020, seharusnya dinyatakan sudah selesai. Tapi bagaimanapun nanti kita lihat kontrak perpanjangan pekerjaan itu," tegas Rahmad. 

Apa yang disampaikan oleh Plt. Kepala Inspektorat ini bertentangan dengan yang disampaikan oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mandailing Natal, Edi Sahlan. Kepala BPBD, menjelaskan ada dana yang masih ditahan dan belum dibayarkan kepada perusahaan yang mengerjakan pekerjaan dek di Panyabungan Timur. 

"Ada sekitar 8 persen lagi yang belum dibayarkan. Pekerjaan ini juga sudah dibuatkan adendumnya hingga bulan September 2022. Nanti kita koordinasikan dulu dengan PPKnya," ungkapnya beberapa waktu lalu.(Reza)

Share:
Komentar

Berita Terkini