Terkait Pengeroyokan Wartawan, Arjun Sebut Dua Nama Baru Ketika Beri Kesaksian

Editor: romi syah author photo

dailysatu.com- Dalam agenda sidang ketiga kasus pengeroyokan wartawan di Kabupaten Mandailing Natal, muncul beberapa nama baru yang disebut oleh saksi yang diperiksa dalam sidang, Selasa (21/6) kemarin. Nama-nama baru itu antara lain, Erikson dan Zainal Simbolon alias Garuda. Nama-nama itu disebut oleh saksi Akhmad Arjun Nasution. 

Kedua nama ini, muncul karena menurut Akhmad Arjun Nasution, kedua nama ini mendapatkan perintah dari AAN yang merupakan Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal. 

"Sehabis isya saya mendapatkan laporan dari Awaluddin dan Marzuki bahwa mereka telah melakukan pemukulan kepada Jeffry. Setelah itu langsung saya perintahkan Erikson, yang kebetulan anggota saya juga di PP untuk langsung check ke tkp apakah benar terjadi pemukulan," jelas Arjun menjawab pertanyaan Hakim. 

Dalam kesaksiannya Arjun juga menjelaskan bahwa usai melaporkan kejadian itu, terdakwa AL dan M diarahkannya untuk menemui Sekjen MPC PP di Kantor MPC PP jalan Willem Iskandar, Panyabungan. 

"Saya langsung suruh mereka untuk menemui Sekjen saya di kantor PP. Maksud saya agar permasalahan pemukulan ini bisa kita selesaikan secara kekeluargaan. Karena bagi saya, sebagai Ketua PP Madina sudah menjadi tanggung jawab saya apa yang menjadi masalah anggota saya harus bertanggung jawab," tuturnya. 

Namun, AL dan M tidak menemui Sekjen PP. Sehingga setelah itu dimana keberadaan AL dan M serta kedua terdakwa lainnya dia pun tidak mengetahui. (Reza)

Share:
Komentar

Berita Terkini