Salahsatu Bentuk Penanganan Stunting, Pemko Medan Berikan Makanan Tambahan Kepada Ibu Hamil & Menyusui

Editor: romi syah author photo

dailysatu.com - Sebanyak 30 orang baik ibu hamil maupun ibu menyusui warga Kelurahan Namo Gajah, Kecamatan Medan Tuntungan, mendapatkan makanan tambahan dari Pemko Medan. Pemberian makanan tambahan (PMT) ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemko Medan dalam menghindari rawan pangan dan pencegahan Stunting di Kota Medan.

Pemberian makanan tambahan ini diserahkan Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Kadis Ketahanan Pangan (Ketapang) Emilia Lubis kepada ibu hamil dan ibu menyusui di Puskesmas Tuntungan, Jumat (3/6).

 Dengan makanan tambahan ini diharapkan tidak terjadi rawan pangan dan dapat mencukupi gizi ibu hamil dan ibu menyusui sehingga akan berdampak baik bagi tumbuh kembangnya anak dan terhindar dari Stunting.

Dijelaskan Kadis Ketapang, saat ini Pak Bobby Nasution tengah fokus dalam permasalahan Stunting. Oleh karenanya sebagai salah satu bentuk penanganan Stunting di Kota Medan Dinas Ketapang memberikan makanan tambahan untuk ibu hamil dan ibu menyusui.

"PMT kepada Ibu hamil dan Ibu menyusui ini bertujuan untuk menghindari rawan pangan, jika tidak terjadi rawan pangan otomatis program pencegahan Stunting juga dapat teratasi. Sebab kita ketahui Stunting terjadi satu hari kehidupan di dalam kandungan sampai 1.000 hari atau 2 tahun umur anak," Jelas Kadis Ketapang.

Didampingi Camat Medan Tuntungan Harry Tarigan, Lurah Namo Gajah Gunawan Perangin-angin, Emilia Lubis mengungkapkan bahwa bantuan yang diberikan kepada masing-masing warga berupa kacang hijau 15 kg, gula merah 7 kg, gula pasir 7 Kg dan susu bubuk sebanyak 9 kotak. Bantuan ini untuk kebutuhan 2 bulan satu minggu. Kedepannya kita akan menganggarkan dana untuk PMT, agar dapat terus disalurkan makanan tambahan untuk ibu hamil dan menyusui.

"Setelah bantuan yang diberikan habis kita harapkan ibu hamil dan ibu menyusui dapat melanjutkan program makanan tambahan ini agar anak baik yg didalam kandungan dan yang telah lahir tumbuh menjadi anak yang sehat dan terbebas dari stunting," Jelasnya.

Sementara Camat Medan Tuntungan Harry Tarigan mengungkapkan pihaknya terus mencegah dan  menekan angka stunting di Kecamatan Medan Tuntungan. Hal ini sesuai arahan bapak Wali Kota Medan yang saat ini fokus terhadap penanganan stunting. (Rel)

Share:
Komentar

Berita Terkini