Proyek Pipanisasi Spam IKK Kabanjahe TA 2020 Senilai 12,5 Milyar Dipertanyakan

Editor: romi syah author photo
Kepala PDAM Tirtamalem memberikan penjelasan terkait tidak berfungsinya pipanisa TA 2020 kepada LSM KCBI KARO


dailysatu.com- Dianggap tidak berfungsi, Proyek pipanisasi kota Kabanjahe  yang bersumber dari APBN TA 2020 senilai 12,5 Milyar, kini menjadi pertanyaan besar oleh masyarakat.


Sementara masyarakat Kota Kabanjahe sangat berharap dengan adanya proyek Pipanisasi di Kabanjahe, dapat memenuhi kebutuhan air minum warga Tanah karo terkhusus Warga Kabanjahe, dimana sudah bertahun lamanya masyarakat tidak minikmati lancarnya air ke rumah.


Sementara proyek pipanisasi ditanah karo sudah menelan ratusan milyar rupiah tetapi air ditanah karo khususnya di kabanjahe. 


Lembaga Swadaya Masyrakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) Meminta penjelasan terkait tidak berfungsinya proyek pipanisasi tahun 2020.


Kepala Direktur PDAM TIRTA MALEM, Jusup Sukatendel, membenarkan bahwa proyek yang menelan anggtan puluhan milyar tersebut tidak berfungsi dan dianggap sia- sia, karena Pipa yang berfungsi dan yang aktif sampai saat ini adalah pipa yang lama.


Menanggapi peryataan Kepala PDAM TIRTA MALEM kabanjahe, Ketua LSM KCBI Karo , Rudi Surbakti, Rabu 15 Juni meminta pihak yang berwenang baik kejaksaan maupun pihak kepolisian segera mengaudit proyek pipanisasi yang menelan puluhan milyar tersebut, Karena ini untuk kepentingan kemakmuran masyarakat karo. 


" Krisis air bersih di tanah karo ini khususnya di kota kabanjahe sudah tidak logika lagi, terlebih bila dilihat dari sisi geograpisnya Kabupaten Karo Tidak mungkin kekurangan air bersih untuk dikonsumsi."tutupnya.(Brama Ginting)

Share:
Komentar

Berita Terkini