Miris, Puluhan Tahun Warga Dusun Sipatak Dalam Mondang Baru Rohul Belum Dialiri Listrik

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com- Miris, sekitar 40 Kepala Keluarga (KK) yang bertempat tinggal di  Dusun Sipatak Dalam Mondang Baru perbatasan dua desa yakno Desa Batas dan Desa Sei Kumango, Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu, Riau sudah puluhan tahun tidak menikmati pasokan aliran listrik.


Salah seorang Warga Dusun Sipatak Dalam Mondang Baru bernama K.Siregar kepada wartawan, menyampaikan sudah puluhan tahun mereka yang tinggal di desa tersebut belum pernah menikmati terangnya listrik hingga hari ini.


"Harapan kami kepada pemeritah supaya membantu kami agar listrik di daerah kami ini dipasang,supaya tidak seperti ini lagi hanya mengandalkan genset, kan mahal harganya pak,"ungkapnya.


Terpisah, Camat Tambusai, Muammer Ghadafi mengatakan, pihaknya akan berupaya maksimal untuk mengakomodir keluhan warganya. 


"Kita akan berupaya maksimal mengakomodir keluhan warga kita.Saya telah turun langsung ke Kantor Desa Batas dan akan koordinasi dengan Kades Sei Kumango guna merealisasikan keluhan warga tersebut. Intinya, Pemerintah bukan tidak peduli, Namun ada faktor tertentu yang menjadi kendala selama ini. Makanya Saya turun langsung menjumpai Kades nya untuk mengetahui apa apa saja yang menjadi kendala dilapangan untuk selanjutnya, kita mohonkan ke pihak PLN Pasir Pengaraian", katanya.


Ditempat yang sama, Kepala Desa Batas, T.Musrial, SP menyebutkan bahwa pihaknya sudah mengusulkan kepada pemerintah untuk segera mengaliri aliran listrik ke Dusun Sipatak Dalam Mondang Baru.


 "Mudah mudahan terealisasikan dalam tahun ini, cuman mengingat jaraknya cukup jauh kedalam mungkin bertahap atau nyambung dari  Kuala Tambusai lebih dekat. Tentu Kami perlu kerjasama dengan Desa Tetangga, yaitu Desa Sei Kumango agar dapat segera masuk Jaringan PLN kesana,"sebutnya.


Namun, warga disana itupun harus serius dan bersedia membuat pernyataan "Jangan pula nantinya kita sudah susah payah masukkan PLN, Pindah domisili pula dari sana. Mohon bersabar, pokoknya kita upayakan masuk jaringan PLN kesana.Dan Kami juga bermohon kepada Pihak PLN supaya dibantulah, janganlah kami dipersulit untuk pengurusannya, " tutur T.Musrial.(ds/ali/***)

Share:
Komentar

Berita Terkini