Lima Guru Asal Humbahas Melatih Metode Gasing di Morowali, Pemkab Morowali Ucapkan Apresiasi ke Bupati Dosmar Banjarnahor

Editor: dailysatu author photo

Teks foto: Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor (pakai baju putih), bersama Profesor Yohannes Surya (pakai baju batik) didampingi kepala Dinas Pendidikan Jonni Gultom.
dailysatu.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali, Sulawesi Tengah (Sulteng) mengucapkan apresiasi sebesar-besarnya kepada Bupati Humbang Hasundutan (Humbahas), Dosmar Banjarnahor atas kerjasama yang dijalin dengan salah satu tokoh pendidikan Indonesia, Profesor Yohannes Surya.

Pemkab Morowali juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Dosmar atas diberangkatkannya Guru dari Humbahas untuk melatih Guru dan murid melalui program gasing (gampang,asik dan menyenangkan) di daerah itu. 

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Morowali, Amir Aminudin saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Rabu (15/6/2022). 

"Kami atas nama Pemkab Morowali mengucapkan apresiasi dan terimakasih sebesar-besarnya kepada Bupati Humbahas Pak Dosmar Banjarnahor yang telah menjalin kerjasama dengan Pak Profesor Yohannes Surya untuk mengirimkan guru yang mampu melatih anak didik dan guru kita disini cerdas berhitung melalui program gasing," ucapnya.

Amir juga mengatakan, setelah 15 hari melatih guru dan anak didik di Morowali, guru dari Humbahas memiliki dedikasi yang tinggi untuk membimbing anak didik dan guru di Morowali. Hasil yang dirasakan oleh anak didik di Morowali juga sudah cukup maksimal dan sudah mampu berhitung sesuai dengan target Profesor Yohannes Surya.

"Kelima guru dari Humbahas memiliki dedikasi yang tinggi untuk membimbing dan melatih guru dan anak didik kita di Morowali. Capaiannya juga sudah cukup maksimal sesuai dengan target yang diharapkan oleh Profesor Yohannes Surya," ucap Amir.

Lebih lanjut, Amir mengatakan, bahwa untuk program cerdas berhitung tahap pertama sudah sangat matang dan akan dilanjutkan untuk tahap kedua pada 12 juli 2022 mendatang, dengan target 1.000 orang anak didik dan 200 orang lebih guru.

"Untuk tahap pertama ini sudah sangat matang, dan instruksi dari Pak Bupati Morowali agar dilanjutkan untuk tahap kedua pada 12 Juli mendatang, dengan target 1.000 orang anak didkk dan 200 orang lebih guru di Morowali, harapan kita ini bisa menjadi pilot project di Sulteng dan dapat diterapkan di Kabupaten lain di Sulteng," pungkasnya.

Terpisah, Profesor Yohannes Surya saat ditanyakan oleh Bupati Humbahas mengenai perkembangan Pembelajaran Matematika Metode Gasing mengatakan, bahwa Bupati Morowali kaget karena setelah dilatih guru dari Humbahas.

Pasalnya, murid di Morowali menjadi pintar berhitung. Padahal sebelumnya, kata Profesor Yohannes Surya, saat dilakukan Pre-test terhadap anak didik hasilnya nol semua, namun setelah dilaksanakan pelatihan dan ditest kembali, hasilnya sangat memuaskan.

"Bupati dan Pemda disini sangat kaget karena saat dilakukan pre-test sebelum dilakukan pelatihan metode gasing, anak didik di Morowali hasilnya nol, namun setelah dilakukan pelatihan dan ditest kembali, hasilnya sangat memuaskan, mereka sangat berterimakasih kepada guru-guru yang dari Humbahas," ungkap Profesor Yohannes Surya.(carlos) 

Share:
Komentar

Berita Terkini