Kebakaran Kembali Terjadi di Pangaribuan, Dua Rumah Rata Dengan Tanah

Editor: romi syah author photo

 

dailysatu.com - Kebakaran hebat kembali terjadi di Kecamatan Pangaribuan KabupatenTapanuli Utara. Dua unit rumah warga di Dusun 3 Banjar Julu, Desa Batumanumpak, Kecamatan Pangaribuan, rata dengan tanah akibat  dilalap sijago merah.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi Sabtu (4/6/2022), sekira pukul 15.07 Wib. Korban pemilik rumah yaitu, Gusni Siagian (55), dan Juanda Gultom (66).

Kapolres Taput AKBP Ronald Sipayung, melalui Kasi Humas Aiptu W Baringbing, kepada wartawan membenarkan kejadian tersebut.

Dikatakan Aiptu W Baringbing, dari keterangan saksi yang diperoleh petugas di lokasi, api berasal dari rumah Gusni Siagian. Salah seorang saksi, yaitu Budi Gultom (15) yang merupakan anak dari Gusni Siagian menjelaskan, sebelum kebakaran ia sedang mencuci pakaian di kamar mandi rumahnya. Tidak lama kemudian, ia mencium aroma asap dari kamar.

Setelah itu, Ia keluar dari kamar mandi dan melihat ke kamar dan ternyata api sudah membesar. Melihat itu, Budi Gultom langsung ke luar rumah dan berteriak meminta tolong ke warga sekitar.

Sejumlah warga yang tiba di lokasi hanya pasrah tidak bisa berbuat apa-apa karena melihat kobaran api semakin membesar, meski warga berusaha memadamkan api namun tidak berdaya.

Api sempat merembet ke rumah panggung yang ada di samping, dimana rumah tersebut sudah kosong tidak ditempati oleh pemiliknya karena sudah pindah ke Riau.

Setelah 20 menit kemudian, mobil Damkar tiba di lokasi dan api bisa dipadamkan. Namun kedua rumah  sudah terlanjur rata dengan tanah.

"Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah," ujar Aiptu W Baringbing.

Saat ini Tim Inafis Polres Taput masih melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut. (ds/Bisnur Sitompul)

Share:
Komentar

Berita Terkini