Gakkum KLHK dan Polda Riau Didorong Untuk Sikapi Pencemaran Lingkungan oleh PT KSM

Editor: romi syah author photo
Kolam limbah milik PT KSM yang hanya berjarak 5-10 meter dari bibir hulu sungai Ibur


dailysatu.com- Dugaan pencemaran lingkungan dari limbah sawit Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT.Karya Samo Mas (KSM) terus disoroti.


Dalam kaitan itu, Forum Masyarakat (Formas) Rokan Hulu, Umri Hasibuan mendorong Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Kepolisian Daerah (Polda) Riau menyikapi dugaan pencemaran limbah sawit di Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, Rokan Hulu, Riau.


"Berdasarkan hasil investigasi di lapangan, dugaan pelanggaran sejumlah aturan yang diduga dilakukan oleh PT KSM.Jadi, kita akan mendorong permasalahan itu untuk segera disikapi oleh Gakkum KLHK dan Polda Riau,"katanya kepada wartawan, Senin 13 Juni 2022.


Dikatakan, bahwa hasil temuan pihaknya bahwa kolam limbah sawit milik PT KSM dinilai tidak sesuai standar. Dimana, kolam limbah milik PT KSM jaraknya hanya berjarak 5-10 Meter dari bibir sungai Ibur.


"Dan itu juga telah diakui oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohul saat melakukan pengambilan sampel limbah sawit milik PT KSM pada April 2022 lalu menindaklanjuti laporan kami atas matinya ribuan ikan di sungai ibur dan sungai siabu, "sebutnya.


Dalam investigasi itu juga, katanya, PT KSM hanya memiliki 5 kolam limbah sawit.Nyatanya, kolam limbah sawit yang beroperasi hanya tiga kolam limbah.


"Sepengetahuan kami, disejumlah PKS yang ada di Rohul ini, PKS-PKS itu memiliki sedikitnya 9 kolam limbah,"katanya.


Belum lagi persoalan baru yakni bau busuk dari limbah sawit milik PT KSM yang saat ini membuat masyarakat di kawasan pabrik itu resah akibat setiap hari sejak pabrik beroperasional harus mencium bau busuk setiap harinya.


"Hal yang sangat disayangkan justru baik itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul,  DPRD Rohul seolah 'tutup mata dan tutup telinga' atas persoalan itu.Karena sampai hari ini, PT KSM masih tetap operasional dan tidak ada tindakan apapun yang dilakukan oleh Pemkab dan DPRD,"kesalnya.


Untuk itu, dalam beberapa hari kedepan, pihaknya dengan menyiapkan bukti-bukti dugaan pelanggaran PT KSM akan menyampaikan hal ini ke Gakkum KLHK dan Polda Riau.


"Kronologi, dokumentasi sudah kita lengkapi, ini akan kita bawa ke Gakkum KLHK dan Polda Riau,"tandasnya.(ds/tim)


Share:
Komentar

Berita Terkini