Diduga Milik Keluarga Wakil Bupati, OPD Pilih Aula Eks Loket ALS Daripada Gedung Serbaguna

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com-Gedung Serbaguna merupakan salah satu aset pemerintah kabupaten Mandailing Natal. Seharusnya, gedung serba guna ini bisa menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah, jika fungsinya dijalankan dengan baik. Namun, sangat disayangkan hal ini tidak dipergunakan dengan baik dengan pemerintah daerah. Hal ini terbukti dengan sering kosongnya jadwal penggunaan Gedung Serbaguna tersebut, padahal banyak kegiatan-kegiatan baik dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilaksanakan. 

Faktanya OPD di Kabupaten Madina lebih memilih menggunakan Aula eks Loket Bus Antar Lintas Sumatra (ALS) di Ladang Sari, Gunung Sari, Panyabungan. Terbukti dari pantauan dailysatu, beberapa OPD seperti Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, yang selalu melaksanakan kegiatan di Aula tersebut. Padahal, jadwal di Gedung Serbaguna saat itu sedang kosong. 

Ada indikasi oknum-oknum tertentu yang mengarahkan kegiatan-kegiatan dilaksanakan di Gedung Eks Loket ALS ini. Hal ini dikarenakan Aula Eks Loket ALS ini milik keluarga dari Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi. Namun ketika dailysatu bertanya kepada Wabup termuda di Indonesia ini, dia menjawab tidak ada intervensi untuk pemakaian gedung setiap kegiatan di OPD di Madina.

"Tidak ada intervensi sekali. Gedung itu bukan milik Pemkab Madina. Silahkan konfirmasi langsung dengan pengelola," tulis Wakil Bupati melalui pesan WhatsAppnya kepada dailysatu, Rabu (22/6).

Namun ketika ketika benarkan aula tersebut milik keluarga Wakil Bupati Madina, hingga berita ini ditulis Atika tidak memberi jawaban perihal pertanyaan tersebut. 

Wakil Sekretaris LIRA Kabupaten Madina, M Syawaluddin, menyebutkan gedung serbaguna dapat menampung kurang lebih 1500 jiwa dan dapat menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari setiap kegiatan.

"Kita heran ada apa dengan Pemkab Madina yang tidak mengoptimalkan penggunaan gedung serbaguna ini. Beberapa dinas di lingkungannya, memilih pelaksanaan rangkaian acara di eks RM Ladang Sari. Program peningkatan PAD itu sepertinya pepesan kosong belaka," ketusnya.(Reza).

Share:
Komentar

Berita Terkini