Dengarkan Dakwaan, Terdakwa Bos Tambang AAN Terisak

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com-Terdakwa Bos Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) Akhmad Arjun Nasution (AAN) tampak tertunduk lemas dan terdengar menangis ketika mendengar dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Riamor Bangun dalam sidang perdana kasus PETI di Madina, Kamis (2/06/2022) di Pengadilan Negeri Kabupaten Mandailing Natal. 

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua, Arief Yudiarto, SH, MH ini berjalan tanpa ada keberatan dari kuasa hukum terdakwa. Sidang yang dimulai pukul 10.30 WIB ini hanya beragendakan pembacaan dakwaan dari JPU. 

Dalam dakwaan yang dibacakan oleh JPU, terdakwa akan dituntut dengan Undang-Undang Pasal 161 Undang-Undang Mineral dan Batubara. Dalam dakwaan tersebut juga jelas bahwa terdakwa terbukti merupakan penambang yang memperkerjakan beberapa orang yang nantinya akan dihadirkan sebagai saksi. 

"Sepertinya sudah kami sampaikan dalam dakwaan. Kami akan terus mendalami pasal-pasal yang didakwa terhadap terdakwa. Kami akan membuktikan bahwa pasal-pasal yang kami dakwakan memang sudah tepat," jelas JPU, Riamor Bangun. 

Riamor juga menjelaskan, perihal perubahan pasal dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di penyidik Polda Sumut, merupakan hak dari Jaksa Peneliti di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Hal ini dikarenakan proses penyidikan dan pelimpahan pertama dilakukan di Polda Sumut. 

"Untuk perubahan pasal, silahkan bertanya dengan pihak Kejatisu. Pihak Kejari Madina, karena lokasi perkara di Madina maka atas dasar itu kami lah yang harus melakukan penuntutan. Namun masalah rendak dan lain-lainnya itu hak dari Jaksa Peneliti di Kejatisu," jelasnya. 

Sidang perdana ini pun ditunda oleh hakim ketua, hingga tanggal 9 Juni 2022. Agenda sidang selanjutnya akan mendengarkan saksi-saksi terkait kasus PETI ini. 

Terdakwa AAN di tangkap oleh Ditreskrimsus Polda Sumut tanggal 18 September 2020, dan dtangguhkan. Namun berkas perkara ini kembali dilidik dan terdakwa kembali ditahan pada tanggal 19 Mei 2022, di Lapas kelas II B Panyabungan. (Reza)

Share:
Komentar

Berita Terkini