Bea Cukai Siantar Tangkap Rokok Luffman Ilegal Tanpa Cukai

Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Petugas Bea Cukai Pematangsiantar semakin gencar menggelar aksi pencegahan dan penindakan peredaran rokok di wilayah tugasnya 7 kabupaten/kota.

Hasil kerja Tim Gabungan BC Pematangsiantar ini tidak sia-sia, bersama personil TNI-AD dari Rindam 1/BB berhasil mengamankan satu mobil pick up yang bermuatan penuh rokok ilegal merek Luffman kotak merah.

Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan  BC Pematangsiantar, Dedi Suheimy melalui penyidik BC, Reli Turnip di ruang kerjanya, Senin (13/6/22) mengatakan, penangkapan dilakukan setelah adanya laporan dari intelijen BC yang mengungkap akan ada pengiriman rokok tanpa pita cukai masuk di wilayah Kabupaten Simalungun.

Kemudian Tim P2 Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C sebanyak 6 orang dibantu 2 personil TNI-AD dari Rindam 1/BB pada hari Selasa tanggal 7 Juni mengatur strategi pengintaian, dengan mengambil titik intai di Jalan Sisingamangaraja, Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.

Pengintaian yang berlangsung hingga dini hari itu tidak sia-sia, tepat sekitar pukul 00.45 WIB Tim Gabungan P2 BC Pematangsiantar melihat sasaran, sebuah mobil pick up melintas dari arah Balige tepatnya di SPBU Jalan Sisingamangaraja Parapat. 

Dengan sigap petugas gabungan menghentikan pick up tersebut, setelah dilakukan pemeriksaan, terbukti muatan mobil pick up tersebut dipenuhi rokok ilegal merek Luffman bungkus warna merah.

"Kita cegat di SPBU Parapat Jalan Sisingamangaraja. Di dalam mobil itu kita temukan 79 karton berisi rokok ilegal tidak dilekati pita cukai. Totalnya 790 ribu batang," ujar Reli Turnip.

Penyidik BC Pematangsiantar itu menambahkan, dari pemeriksaan diketahui, rokok Luffman ilegal tersebut dibawa dari Sumatera Barat, sedangakan potensi kerugian negara yang ditimbulkan rokok ilegal itu mencapai Rp 800 juta lebih. 

Penindakan terhadap rokok ilegal tersebut juga dilakukan sehubungan dengan Operasi Gempur Barang Kena Cukai Ilegal serentak di Seluruh Indonesia. 

Seluruh rokok ilegal termasuk mobil pick up dan dua orang tersangkanya (sopir) sekarang sudah diamankan di Kantor KPPBC TMP C untuk ditelitihi lebih lanju.

Kedua tersangka yang kini masih dalam pemeriksaan, kata penyidik BC itu diancam pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun.

Ketentuan pidana ini sebagaimana diatur dalam UU No. 39 Tahun 2007 tentang perubahan atas UU no 11 Tahun 1995 tentang cukai.(ES)

Share:
Komentar

Berita Terkini