Anak Dibawah Umur di Taput Dicabuli 10 Orang, 3 Pelaku Orang Dewasa, 7 Lainnya Dibawah Umur.

Editor: romi syah author photo
Ilustrasi


dailysatu.com - 10 Orang pelaku pencabulan, dimana 7 orang pelaku masih dibawah umur, dan 3 orang pelaku lainnya kategori dewasa, melakukan persetubuhan terhadap seorang anak di Kabupaten Tapanuli Utara yang masih dibawah umur.


Kapolres Taput AKBP Ronald Sipayung, melalui Kasi Humas Aiptu W Baringbing, kepada sejumlah wartawan, Senin (6/6/2022), membenarkan adanya pencabulan tersebut.


Dijelaskannya, pada Sabtu (4/6/2022), salah seorang ibu bernisial PSS (51), Warga Taput, telah melaporkan percabulan terhadap anaknya sendiri yaitu, inisial CS (16).


Dari laporan Ibu korban mengatakan, anaknya telah disetubuhi oleh 10 orang laki-laki, dimana 7 orang diantaranya masih dibawah umur dan 3 orang sudah dewasa.


Pelakunya yaitu, DH (19), APDH (20), BAS (20), RDAM (17), LMS (15), EGFTN (16), MRH (16), ASS (17), JS (16), JAH (17). Seluruh pelaku merupakan warga satu Kelurahan di salah satu Kecamatan di Taput.


Hal tersebut dikuatkan oleh korban saat dimintai keterangan di Polres Taput. Menurut keterangan korban, dirinya pertama sekali dicabuli oleh MRH di salah satu tempat dengan cara mau sama mau sekitar bulan April 2022.


Saat mereka melakukan hubungan intim, mereka merekam lewat HP sehingga ada video tersimpan di HP  MRH. Entah MRH memberikan video tersebut kepada temannya, lalu BAS mengirim video tersebut kepada korban dan akan membeberkannya kepada orang lain.


Takut dengan ancaman tersebut, satu malam mereka bertemu dan minta disetubuhi dan korban pun mau disetubuhi. Setelah itu disusul oleh temannya lainnya, yaitu JS dan JAH.


Bukan hanya itu, APDH yang mendengar berita itu lalu membuat hal yang sama dan meminta untuk berhubungan intim. Hari berikutnya disusul oleh RDAM, EGFTN, besoknya LMS, hari berikutnya ASS dan yang terakhir DH.


"Terungkapnya kejadian tersebut, saat ibunya melihat HP korban dan ditemukan video dan chating ajakan. Lalu ibu korban menanyakan dan korban pun menangis dan memberitahukan semua yang terjadi," ungkap Aiptu W Baringbing.


Setelah itu ibu korban langsung membuat pengaduan ke Polres Taput pada Sabtu (4/6/2022). Tim Opsnal Sat Reskrim langsung menangkap ke 10 orang tersangka.


Setelah dilakukan pemeriksaan, kata Aiptu W Baringbing, semua tersangka mengakui melakukan pencabulan terhadap korban sehingga dilakukan penahanan.


Atas perbuatan para tersangka, dipersangkakan melanggar pasal 76E Yo Psl 82 ayat (1) (2) (3) dan (4) UU RI Tahun 2016 tentang Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang No 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman minimal 5 Tahun dan maksimal 15 Tahun Penjara. (ds/Bisnur Sitompul)

Share:
Komentar

Berita Terkini