Walhi Riau Minta DLH Rohul Evaluasi Izin PT.KSM, Wikki : Kita akan bawa ke Polda Riau

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com-  Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Riau, mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rohul diminta untuk melakukan evaluasi izin industri ekstraktif dari PT. Karya Samo Mas (KSM).


Selain itu, Walhi Riau juga meminta DLH Rohul melakukan audit lingkungan sepanjang sungai Ibur dan Sungai Siabu Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo.


"Ya, harus dievaluasi izinnya, "kata Koordinator Media dan Penegakan Hukum WALHI Riau, Ahlul Fadli kepada dailysatu.com, Senin 16 Mei 2022 menyikapi dugaan pencemaran lingkungan  oleh PT.KSM sehingga menyebabkan kematian massal ribuan ikan  di Sungai Ibur dan Sungai Siabu pada 23 April 2022 lalu.


Dikatakan Ahlul, DLH Rohul diminta transparan terkait hasil uji laboratorium terhadap sampel limbah sawit dari kolam limbah milik PT.KSM dan sampel air di sungai Ibur dan Sungai Siabu.


"Jika ditemukan  pelanggaran perusahaan yang tidak patuh seperti tidak ada proses pengelolaan limbah berdasarkan regulasi yang berlaku maka segera lakukan proses hukum bisa melalui sanksi administratif atau pidana lingkungan,"katanya.


Pencemaran limbah ini, lanjut Ahlul, akan berdampak jauh, pemerintah perlu melakukan uji laboratorium dan audit standar terhadap pengelolaan limbah tiap perusahaan yang ada, agar bagi aktifitas masyarakat yang bergantung pada sungai masih tetap berjalan. 


"Karena pemulihan lingkungan adalah tanggung jawab perusahaan yang melalukan pencemaran,"tutupnya.


Ditempat terpisah, Ketum HMI Cabang Rohul, Wikki Yuliandra dalam waktu dekat akan membawa sampel diduga limbah sawit dari PT KSM dan sampel air Sungai yang tercemar sehingga mematikan ribuan ikan di Sungai Siabu dan Sungai Siabu ke Dinas Lingkungan Hidup & Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau.


Selain itu, kata Wikki, pihaknya juga akan melaporkan kasus dugaan pencemaran ini ke Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Riau dan ke Kepolisian Daerah (Polda) Riau.


"Kami secara resmi juga kami akan laporkan dugaan kejahatan lingkungan ini ke Polda Riau, "tandasnya.(ds/ali/tim)


























 






















 

Share:
Komentar

Berita Terkini