Sosper Nomor 3/2014, Bayek Ingatkan Warga Tak Merokok di 7 Kawasan ini

Editor: dicky irawan author photo
Mulia Asri Rambe gelar Sosper, Senin (16/5/2022). 


Dailysatu.com- Anggota DPRD Kota Medan, Mulia Asri Rambe SH kembali mengingatkan kepada warga untuk tidak merokok di 7 lokasi yang termasuk kedalam kawasan tanpa rokok. Hal itu sesuai dengan Perda Kota Medan Nomor 3 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok.

Mulia Asri Rambe atau yang akrab disapa Bayek menjelaskan keberadaan Perda Nomor 3 Tahun 2014 yang terdiri dari 16 bab dan 47 pasal itu bukan berarti melarang orang merokok di semua tempat, tapi hanya membatasi tempat- tempat yang dilarang merokok.

Sesuai dengan pasal 7 Perda Nomor 3 Tahun 2014 itu menyebutkan terdapat 7 kawasan tanpa rokok, diantaranya di fasilitas layanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat bermain anak, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja dan tempat umum lainnya.

"Yang termasuk tempat layanan kesehatan meliputi rumah sakit, rumah bersalin, Poliklinik, Puskesmas, balai pengobatan, Posyandu, laboratorium, Apotik, tempat layanan kesehatan swasta seperti tempat terapi dan lainnya," jelas Bayek saat penyelenggaraan sosialisasi produk hukum Perda Kota Medan Nomor 3 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok pada kegiatan peningkatan kapasitas DPRD pada kegiatan publikasi dan dokumentasi dewan di Kelurahan Medan Labuhan, Senin (16/5/2022).

Sedangkan di tempat proses belajar mengajar, terdiri dari perguruan tinggi, sekolah, balai pendidikan dan pelatihan, balai latihan kerja, tempat bimbingan belajar dan tempat belajar lainnya.

Bayek menambahkan kawasan tanpa rokok lainnya adalah tempat anak bermain yang terdiri dari tempat pendidikan anak usia dini, taman kanak- kanak, tempat hiburan anak dan tempat bermain anak lainnya.

Tempat ibadah juga termasuk kawasan tanpa rokok yang terdiri dari masjid  mushola, gereja, vihara, pura, klenteng dan lainnya.

"Yang tak kalah pentingnya, ibu- ibu, di dalam angkutan umum juga dilarang merokok ya, seperti di bus umum, bus pariwisata, bus karyawan,bus angkutan anak, taksi, kereta api dan lainnya," jelas Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Medan itu.

Bayek menambahkan tempat kerja juga termasuk kedalam kawasan tanpa rokok seperti kantor pemerintahan terdiri dari kantor lurah, kantor camat, kantor walikota, kantor gubernur, kantor polisi dan tempat kerja lainnya.

"Selain itu bu, masih ada lagi kawasan tanpa rokok lainnya seperti di pasar modern, tempat hiburan, hotel, rumah makan, tempat olahraga, halte, terminal, Bandara dan lainnya," ujar Bayek.

Namun demikian, Bayek menambahkan dalam pasal 15 Perda Nomor 3 Tahun 2014 itu kawasan tanpa rokok itu dikecualikan apabila pemilik dan penanggungjawab tempat itu menyediakan ruang khusus merokok.

"Seperti di Bandara, itu kan ada ruang khusus merokoknya dan itu boleh ya," kata Bayek.

Lebih lanjut Bayek menambahkan, Perda itu tersebut juga mengatur tentang sanksi bagi warga yang melanggarnya. Sanksinya mulai dari teguran hingga kurungan penjara selama 3 hari dan denda Rp 50 ribu.

Turut hadir dalam acara itu, sejumlah lurah dan perwakilan camat dari Dapil II Kota Medan, Ketua PK Partai Golkar Medan Labuhan, Mahmud, Sekretaris Faisal, bendahara Laila Mahmubah Lubis, Wakil Ketua Ridho, Penasehat KPPG Medan Labuhan Amelia Lubis, sejumlah Pengurus Pertai Golkar Kelurahan ke Kecamatan Medan Labuhan. (Dik)


Share:
Komentar

Berita Terkini