Desak Tindak Lanjuti Laporan Warga, Sapma PP Geruduk Kejari Simalungun

Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Puluhan massa yang tergabung dalam Satuan Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Simalungun mengeruduk gedung Kejaksaan Negeri Simalungun (Kejari) pada hari, Jumat (27/5), sekira pukul 10.00 Wib.

Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan agar segera  mengusut beberapa laporan pengaduan mereka terkait 'bobroknya' Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun.

"Sapma PP Simalungun meminta dan mendesak pihak Kejari Simalungun, agar segera mengusut laporan pengaduan yang telah kami layangkan beberapa waktu lalu," teriak Cavin dalam orasinya dengan dihadapan personil kepolisian dan pihak Kejari.

"Kita tau bahwa Dinas Pendidikan Simalungun sedang bermasalah dan kita tidak ingin dunia pendidikan tercoreng akibat ulah orang orang yang tidak bertanggungjawab," sambung Cavin.

Sementara itu, Parlindungan Sirait selaku ketua Sapma PP Simalungun dalam orasinya menekankan, agar pihak Kejari mau dan berani melaksanakan tugasnya.

"Sebagai warga dan masyarakat berhak melakukan pengawasan atas apa yang terjadi di Simalungun, kebijakan dan tindakan yang kami anggap menyalahi kami juga berhak melapo┼Ľkannya," tegas Parlin.

"Ada baru- baru ini 49 SD di Simalungun yang pada tahun 2021 tidak mendapat penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahap ke 3 dan justrunya ini menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi adik adik kami pelajar, panggil dan periksa kapala sekolahnya serta pihak dinas pendidikan karena kami menduga ada penyalahgunaan dana disitu yang mengakibatkan permasalahan di laporan pertanggungjawabannya," jelas Parlin.

Kami juga mendesak agar pihak Kejari untuk mengusut dugaan monopoli yang dilakukan oleh oknum D.Sinaga di bidang buku dan pengadaan lainnya, kami minta agar Kejari memeriksa D.Sinaga dan Zochson Silalahi yang diketahui masih ada hubungan keluarga.

"Kami meminta agar Kejari Simalungun tidak 'berdiam diri' atas apa yang bari terjadi dan mencederai duni pendidikan Simalungun, adanya informasi yang meluas 'penyekapan' Kadis di salah satu hotel karena adanya Fee Proyek, periksa Zochson dan semua orang yang terlibat di dalamnya,"kata  ketua Sapma tersebut.

Dihadapan Puluhan Sapma PP Simalungun tersebut diterima oleh Billin Sinaga selaku Kasubbag Pembinaan Kejari Simalungun.

"Laporan pengaduan yang disampaikan oleh Sapma terkait semua yang sudah dinyatakan tadi telah kami proses dan saat ini masih sedang dalam proses, mari kita tunggu perkembangannya secepat mungkin dan kami sangat berharap bantuan dari semua pihak,"bilang Billin mengakhiri.

Unjuk rasa yang berjalan damai tersebut diakhiri dengan penerimaan dan penandatanganan yang dilakukan oleh Billin Sinaga pada pernyataan sikap Sapma PP Simalungun. (ES)

Share:
Komentar

Berita Terkini