BKD DPRD Madina Bungkam, Oknum Anggotanya Diperiksa Polisi

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com- Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berinisial AN (41) akan diperiksa polisi setelah polisi mendapatkan keterangan dari saksi-saksi atas dugaan penganiayaan yang dilakukannya terhadap seorang wanita. 

Korban juga telah membuat laporan dengan LP/B/111/IV/2022/SPKT/POLRES MADINA/POLDA SUMUT, dugaan penganiayaan yang diadukan korban AU (26) warga Desa Pidoli Lombang, Panyabungan, berlanjut ke tahap penyelidikan. Namun sayangnya pihak Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Madina terkesan bungkam dan diam atas sikap dari oknum anggotanya ini. 

Beberapa wartawan mencoba menghubungi Ketua BKD DPRD Madina, H. Hamdani namun tak ada jawaban. Bahkan Whatsapp yang dikirimkan sejak Senin (9/10) kemarin belum dibaca dan dibalas. 

Perihal kasus ini, Kasatreskrim Polres Madina, AKP Edi Sukamto, menjelaskan saat ini kasus yang menyandung Oknum Anggota DPRD Madina ini sedang diproses dalam pemeriksaan saksi-saksi.

"Saat ini kita masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi," jelasnya melalui WhatsApp Kamis (12/5).

Edi mengungkapkan setelah semua keterangan dari saksi-saksi didapatkan, terlapor juga nantinya akan turut diperiksa. Namun Edi masih enggan menyampaikan kapan jadwal pemanggilan oknum tersebut karena masih dalam proses.

Disampaikan kasus ini mulai bergulir pada Kamis (21/4) lalu, sejak AU melaporkan AN ke Polres Madina. AU berharap mendapatkan payung hukum atas dugaan penganiayaan yang dialaminya yang dilakukan oleh AN di Desa Gunungtua Panggorengan, Panyabungan. (Reza).

Share:
Komentar

Berita Terkini