4 Pekerja Diperiksa Intensif, Diduga Pelaku Penambangan di TNBG

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com-Tim Sporc Brigade Macan Tutul Seksi Wilayah I Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera, Polhut Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) dan Polhut Balai Besar KSDA Sumut, 15 Mei 2022, dalam suatu operasi gabungan pengamanan hutan mengamankan 4 orang pekerja dan 3 unit ekskavator yang sedang menambang emas secara ilegal di TNBG, Kabupaten Mandailing Natal, Provinsi Sumatera Utara.

Barang bukti berupa 3 unit ekskavator telah dititipkan di Kantor Balai TNBG di Panyabungan, Provinsi Sumatera Utara. Sedangkan 4 pekerja tambang ilegal yaitu 3 orang operator dan seorang helper masih berstatus sebagai  saksi namun tetap dipantau keberadaannya. Dari keterangan 4 saksi tersebut, penyidik setidaknya mendapatkan 5 nama yang akan didalami lebih lanjut perannya dalam kasus ini. 

"Balai Gakkum KLHK di Medan telah melayangkan surat panggilan kepada lima orang berinisial D, DR, DR, A dan I untuk diperiksa penyidik. Jika nantinya ditemukan bukti kuat pelaku akan diancam hukuman pidana," jelas Haluanto Ginting, S.Hut selaku Kasi Wilayah I, BPPHLHK Sumatera Utara.

Dia menjelaskan, ancaman kepada pelaku yang terbukti berdasarkan Pasal 78 Ayat 2 Jo. Pasal 50 Ayat 3 Undang-Undang No 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan sebagaimana telah diubah dengan Pasal 36 Angka 19 Pasal 78 Ayat 2 Jo. Pasal 36 Angka 17 Pasal 50 Ayat 2 Huruf a Undang-Undang No 11 Tahun 2021 tentang Cipta Kerja Jo. Pasal 55 Angka ke-1 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun dan denda maksimal Rp 7,5 miliar.  

Haluanto juga menjelaskan kronologis penangkapan ini berawal dari kegiatan operasi represif pengamanan hutan Tim Operasi Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera bersama dengan pihak Balai TNBG. Pada tanggal 15 Mei 2022 sekitar pukul 16.30 WIB, Tim menemukan 3 ekskavator dengan 3 orang operator dan 1 helper yang mengeruk tanah di Sungai Batang Bangko. Ketiga operator tersebut diduga secara ilegal menambang di dalam kawasan TNBG. 

"Tim bertanya kepada para pekerja tentang kegiatan mereka di kawasan Taman Nasional Batang Gadis. Serta izin-izin dalam mengerjakan lahan di lokasi kawasan taman. Karena mereka tak bisa menunjukkan izin dan kegiatan mereka kita duga melakukan penambangan emas di kawasan TNBG, "jelas Haluanto.(Reza).

Share:
Komentar

Berita Terkini