Polda Sumut Diduga Berbohong Tutupi Keberadaan AAN, Kinerja Kapolda Disorot

Editor: romi syah author photo
Akhmad Arjun Nasution


dailysatu.com- Kepala Bidang (Kabid) Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, mengatakan saat ini keberadaan AAN, tersangka PETI saat ini sedang dalam keadaan sakit. Hal ini diungkapkan Kabid Humas, ketika dikonfirmasi kapan pelimpahan berkas PETI yang sudah P21 di Kejaksaan, melalui WhatsApp, Selasa (12/4).


"Saat ini tersangka dalam keadaan sakit dan sedang dirawat di rumah sakit. Nanti jika sudah sehat, penyidik segera limpahkan ke Kejaksaan," tulis Kabid Humas.


Apa yang disampaikan Kabid Humas ini seolah-olah menutup mata terhadap apa yang selalu di-posting oleh AAN melalui media sosialnya. AAN, seperti yang diamati oleh wartawan di Madina, AAN cukup aktif di media sosial dan dalam keadaan sehat wal'afiat. 

Bahkan, beberapa jam yang lalu, AAN masih juga mengupdate story di akun Facebook atas nama Akhmadarjunnasution. 


Melihat hal ini, pengamat hukum Kriminal, Rediyanto Sidi Jambak, SH. MH, seolah-olah ada permainan antara Polda dengan tersangka. Dengan lambatnya pelimpahan ini, seolah-olah Polda Sumut melakukan pembiaran terhadap kasus-kasus PETI di Madina. 


"Jika diperlama proses pelimpahannya berarti Kapolda Sumut melakukan pembicaraan dalam kasus tambang emas ilegal di Madina," jelas Rediyanto ketika dihubungi melalui telepon. 


Rediyanto juga mengatakan dengan tidak tuntasnya kasus ini, mengakibatkan masyarakat menilai Polda Sumut sebagai pelindung para penambang emas ilegal di Madina. Dia juga berharap, Kapolda Sumut, Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak bisa menunjukkan profesionalitasnya dalam pengungkapan kasus ini. 


"Kapolda seharusnya profesional. Selama ini kita tahu, kinerja Kapolda cukup bagus. Jangan akibat hal ini, kinerja Kapolda jangan buruk," ucapnya. (Reza).

Share:
Komentar

Berita Terkini