LSM LIRA Meminta Polres Madina Gerak Cepat Tangkap Oknum Anggota DPRD Yang Diduga Lakukan Penganiyaan

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com- Dugaan tindak kekerasan yang dilakukan oleh Oknum Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal dari Fraksi PKS berinisial AN (41) terhadap seorang wanita dengan Inisial AU (26), sebagaimana telah dilaporkan oleh Korban ke SPKT Polres Madina pada Kamis (21/04) lalu dengan nomor Pelaporan LP/B / 111 / IV / 2022 / SPKT / POLRES MADINA/POLDA SUMUT,  menjadi sorotan bagi berbagai kalangan di Kabupaten Mandailing Natal.

Adanya dugaan kekerasan terhadap seorang wanita yang dilakukan Oknum Anggota DPRD dari Fraksi PKS menjadi pencoreng bagi citra baik lembaga legislatif di Kabupaten Mandailing Natal.

Seperti disampaikan Bupati DPD LSM LIRA Kabupaten Ali Musa Nasution melalui Wakil Sekertaris LSM LIRA Kab  Madina M Syawaluddin, Sabtu (23/04) menyampaikan adanya informasi terkait pelaporan Oknum Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal dari Fraksi PKS sangatlah mencoreng nama baik lemabaga DPRD Kabupaten Mandailing Natal, ungkapnya.

Lebih lanjut M Syawaluddin selaku Wakil Sekertaris LSM LIRA Kab Madina mengatakan " Sama kita ketahui bahwa PKS merupakan partai yang Agamais (Religius) jadi tidak pantaslah oknum anggota DPRD dari Fraksi PKS melakukan tindakan tidak terpuji seperti menganiaya Wanita, untuk itu sangat diharapkan Polres Madina bertindak tegas terhadap Oknum Anggota DPRD Kab Madina dari Fraksi PKS yang diduga telah melakukan tindak penganiayaan sebagai mana telah dilaporkan ke SPKT Polres Madina," ungkapnya.

Dalam kesempatan ini LSM LIRA Kab Madina juga meminta Kepada Badan Kehormatan Dewan (BKD) DPRD Kabupaten Mandailing Natal untuk bekerja dan melakukan penentuan sikap terhadap pelaporan Anggota DPRD Kab Madina dari Fraksi PKS.

"Berikan Tindakan dan Teguran terhadap Oknum Anggota DPRD dari Fraksi PKS yang telah dilaporkan atas dugaan tindakan penganiayaan terhadap wanita" Ungkap M Syawaluddin.

Sementara itu AU (26) Korban dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh AN (41) oknum Anggota DPRD Kab Madina dari Fraksi PKS, Sabtu (23/04/2022) saat dihubungi Awak Media ini melalui WhatsApps mengaku belum dapat memberikan keterangan karena masih dalam kondisi sakit dan trauma atas penganiayaan yang dialaminya.

"Maaf ya Bang, belum bisa beri keterangan karena masih sakit" ungkapnya.(Reza).

Share:
Komentar

Berita Terkini