Kematian Massal Ikan di Sungai Siabu dan Sungai Ibur, DLH Ambil Sampel Air dan Limbah Pabrik PT KSM

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mulai menyelidiki  fenomena kematian ribuan ikan di Sungai Siabu dan Sungai Ibur, Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo pada Sabtu 23 April 2022 lalu.



Dibawah komando Sekretaris DLH Muzayyinul Arifin, tim mengambil sampel air di Sungai Ibur dan Sungai Siabu. Serta mengambil sampel air limbah di 3 unit kolam limbah milik PT.Karya Samo Mas (KSM), Senin 25 April 2022.



Tim juga melakukan pengamatan dan penggalian informasi terkait kematian massal ikan tersebut. “DLH akan selalu siap melaksanakan tugas pengawasan Lingkungan Hidup di wilayah kabupaten Rohul ini,” ucap Kabid Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan LH, T.Omar Krishna Adiwinata kepada wartawan disela-sela pengambilan sampel air di Sungai Siabu.


Dia mengatakan belum dapat diketahui secara pasti penyebab kematian ribuan ikan tersebut. Namun DLH berkewajiban mengecek sampel air agar dapat diketahui penyebabnya.


“Dan hasil baru akan diketahui paling cepat memakan waktu kurang lebih 14 hari kerja.Apalagi ini kan banyak hari liburnya.Paling usai lebaran Idul Fitri baru bisa kita ketahui hasilnya.


Sementara, pengakuan warga yang berdomisili di Desa Teluk Aur persisnya di sekitar Sungai Siabu dan Sungai Ibur menengarai kematian ikan tersebut terjadi diduga karena adanya limbah sawit yang tercemar  di Sungai Ibur dan Sungai Siabu.


"Baru kali ini terjadi pak, dan kemungkinan itu karena di atas sana (ada pabrik sawit), "cerita warga dihadapan tim DLH Rohul. (ds/ali/tim)







Share:
Komentar

Berita Terkini