Jembatan Gantung Aek Sisira & Tadur Jadi Aset Pemkab Humbahas

Editor: dailysatu author photo

Teks foto: Bupati Humbahas, Dosmar Banjarnahor saat menerima 2 Hibah aset dari Kenterian PUPR.
dailysatu.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan (Humbahas) menerima dua hibah aset barang milik negara, berupa jembatan gantung Aek Sisira, dan jembatan gantung Tadur dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Penerimaan ini pun sekaligus menandatangi naskah dan berita acara serah terima antara Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor dengan Dirjen Bina Marga pada Kementerian PUPR yang disaksikan oleh menteri PUPR dan Menteri Keuangan RI, Selasa (29/3/2022) lalu di Auditorium Kementerian PUPR Jakarta.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Humbahas Tonny Sihombing, dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) John Harry Marbun, secara terpisah kepada sejumlah wartawan, Senin (4/4/2022).

Tonny menyebut, adapun aset hibah yang diterima itu, jembatan Gantung Aek Sisira Lokasi Desa Sijarango tahun anggaran 2020 dengan nilai sebesar Rp 4.604.171.714. 

Serta jembatan gantung Tadur Lokasi Desa Sihorbo, tahun anggaran 2019 dengan nilai Rp 3.215.340.484. " Kedua jembatan itu sama-sama di kawasan Kecamatan Pakkat," kantanya. 

Tonny menyampaikan, atas penerimaan itu mengucapkan banyak terima kasih kepada Kementerian PUPR yang telah memberikan perhatian pembangunan sarana infranstruktur ke Kabupaten Humbahas.

Dengan diterimanya aset ini, Pemerintah Humbahas akan mengoptimalkan hibah tersebut, dan menyesuaikan penggunaanya dengan kepentingan masyarakat. 

Dan, berharap kepada masyarakat pengguna kedua jembatan tersebut agar menjaga, dan memelihara hasil pembangunan dimaksud untuk di manfaatkan.

" Kita ucapkan banyak terimakasih atas pembangunan sarana infrastruktur oleh kementerian PUPR untuk membantu perbaikan akses yg sangat dibutuhkan masyarakat," ucapnya. 

Dikatakanya, Pemerintah Humbahas memiliki anggaran yang sangat terbatas, sehingga sudah tidak memungkinkan lagi untuk menjangkau semua pembangunan yang diharapkan oleh masyarakat secara luas.

Karena keterbatasan itu tadi, lanjutnya, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor ke Kementerian PUPR untuk melobi anggaran. 

" Dan terwujudnya jembatan itu, atas kerja keras Pak Bupati karena keterbatasan APBD kita," katanya. 

Sementara, Kepala BPKPD John Harry Marbun mengatakan, pembangunan yang sudah dilaksanakan tentu sangat terasa sekali manfaatnya oleh masyarakat. 

" Saat ini barang milik negara itu sudah menjadi barang milik daerah. Kita catat menjadi bagian dari aset Pemkab," sebutnya.

Ia menambahkan, dengan telah diserahkanya kedua barang milik negara itu, tentunya Pemerintah Kabupaten Humabahas akan merawat dengan baik. 

"Kita akan melakukan pembahasan beserta seluruh instansi terkait untuk menyiapkan anggaran untuk pemeliharaan aset daerah," pungkasnya. (Carlos)

Share:
Komentar

Berita Terkini