Jelang Idul Fitri 2022, Pemko Medan Diminta Pantau Kebutuhan Pokok di Pasar

Editor: dicky irawan author photo


Dailysatu.com- Pemerintah Kota Medan diminta turun ke lapangan melakukan survei untuk mengetahui bahan kebutuhan pokok yang dibutuhkan masyarakat saat ini. Hal ini seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1433 H.

“Pada umumnya, bahan pokok yang dibutuhkan masyarakat itu seperti beras, gula dan minyak makan. Pemerintah harus bisa memastikan ketersediaan maupun stok bahan-bahan pokok tersebut,” papar Ketua Komisi II DPRD Kota Medan, Surianto, menjawab wartawan di Medan, Kamis (21/4/2022).

Selain itu, pria yang akrab disapa, Butong, itu menyarankan agar Pemkot Medan juga melakukan survei terhadap 151 titik pasar murah yang digelar selama bulan Ramadhan.

“Dari amatan kita, pasar murah tersebut sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Meski begitu, Pemkot Medan tetap harus melakukan survei agar mengetahui jumlah barang yang ada, sehingga bahan-bahan yang di butuhkan masyarakat terus ada dan tidak sempat kosong,” ucapnya.

Butong juga mengungkapkan, sampai saat ini dirinya masih menerima keluhan masyarakat terkait harga minyak goreng curah.

“Masyarakat lebih butuh minyak goreng curah ketimbang minyak kemasan yang harganya cukup tinggi. Untuk itu, Pemkot bisa kembali menggelar operasi minyak curah dengan harga yang terjangkau,” harapnya.

Ketua Fraksi Partai Gerindra itu juga mendorong OPD terkait, termasuk BPOM agar melakukan pemeriksaan dan pengawasan bahan-bahan maupun makanan yang beredar menjelang Idul Fitri.

“Cek juga tanggal batas waktu edarnya, sehingga semua makanan yang beredar di pastikan steril dan masyarakat tetap aman mengkonsumsinya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kadis Ketahanan Pangan (Ketapang) Kota Medan, Emilia Lubis, mengatakan stok 12 bahan kebutuhan pokok di Kota Medan masih aman dalam waktu 2 bulan ke depan. “Jadi, semua bahan pokok kita pastikan ketersediaannya aman,” ucapnya.

Untuk minyak curah, Emi, mengaku dirinya siap mendekatkan distributor bila memang masyarakat membutuhkan minyak goreng curah. (DS/ dik)


Share:
Komentar

Berita Terkini