Hinca : Tutup PT. SMGP, Mesin Pembunuh Massal.

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com-Anggota Komisi III DPR RI daerah pemilihan Sumatera Utara, Hinca Panjaitan dengan tegas meminta kepada Direktorat Jendral Energi Baru dan Terbarukan Kementerian Sumber Daya Alam, untuk menutup dan menghentikan segala operasional PT. Sorik Mas Geothermal Power (SMGP) di Kabupaten Mandailing Natal. Hal ini diungkapkan Hinca, ketika dimintai keterangan perihal tragedi kebocoran lumpur panas di Wellpad T PT. SMGP, Minggu (24/4) kemarin. 

"SMGP itu mesin pembunuh massal. Tragedi masyarakat keracunan ini, bukan pertama kalinya. Jumlah korbannya juga rata-rata diatas sepuluh orang. Walaupun beberapa tragedi tidak menyebabkan korban jiwa, tapi besar kemungkinan efek dari keracunan ini panjang," jelas Hinca kepada wartawan, Selasa (26/4) melalui sambungan telepon. 

Sekjen Partai Demokrat 2015-2020 ini menjelaskan perlu regulasi yang sangat ketat jika PT. SMGP ini terus dilanjutkan. Bahkan menurutnya, hingga saat ini tidak pernah ada hasil investigasi yang menjadi penyebab utama paparan gas berbahaya H2S itu berulang kali menguap. 

"Tragedi tahun 2020 kemaren contohnya. Korban jiwa ada lima orang, mana hasil investigasi dari tim dirjennya? Apakah pemerintah daerah sudah mengetahui hasilnya. Seolah disembunyikan,"tegas Hinca. 

Melihat itu, Hinca juga meminta agar Gubernur Sumatera Utara, Edi Rahmayadi segera menyelamatkan warganya. Dia juga mengatakan, siang tadi berkomunikasi dengan Gubernur terkait permasalahan ini, dan informasinya besok Gubernur Sumatera Utara akan turun ke PT. SMGP dan melihat kondisi korban keracunan beberapa hari yang lalu. 

"Saya tadi dapat informasi, Pak Gubernur besok akan turun kesana. Sudah seharusnya, Pak Edi selamatkan warganya. Jangan untuk kepentingan dan keuntungan segelintir orang, masyarakat di Mandailing Natal dijadikan tumbal," ucapnya. (Reza)

Share:
Komentar

Berita Terkini