Arief Yudiarto Dilantik Jabat Ketua PN Madina

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com-  Arief Yudiarto SH MH dilantik  sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Mandailing Natal (Madina) oleh Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Medan Dr Robinson Tarigan SH MH. Pelantikan yang dikemas dalam sidang luar biasa dan serahterima jabatan, di Gedung PT Medan Jalan Ngumban Surbakti Medan, Kamis (31/3/2022), digelar secara luring maupun daring dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat.


Diketahui, Arief Yudianto yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua (Waka) PN Madina, dipromosikan menjabat Ketua PN Madina, menggantikan Muhammad Irsyad SH MH yang dipromosikan menjabat sebagai Waka PN Bukit Tinggi.


Ketua PT Medan Robinson Tarigan mengatakan, promosi jabatan yang diemban Arief Yudianto didasari pandangan akan kemampuan dan kapasitas yang dimilikinya.


"Karena untuk menjadi Ketua PN Klas II, harus dinyatakan fit and proper test. Oleh karena itu, keseriusan, kesungguhan dan kearifan dalam bersikap dan bertindak wajib saudara lakukan dalam menjalankan jabatan," ucap Robinson.

Atas itu, Ketua PT Medan berharap agar Arief dapat menjunjung sikap profesional, independen dan berintegritas dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab sebagai Ketua PN Madina.


"Laksanakan tugas saudara dengan kesungguhan dan keiklasan guna memberikan pelayanan yang prima bagi masyarakat pencari keadilan," katanya.


Ketua PT Medan juga meminta agar Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) dilaksanakan secara tertib, teratur dan tepat waktu. Karena SIPP adalah bentuk keterbukaan informasi mengenai perkara yang ada di PN Madina.


"Di mana masyarakat pencari keadilan dapat mengakses dan mengetahui status penyelesaian perkara di pengadilan. Demikian pula juga menyangkut penanganan bantuan panggilan maupun pemberitahuan, agar lebih efektif pelaksanaannya dalam mewujudkan peradilan cepat, sederhana dan biaya ringan," kata Robinson.


Robinson juga berharap agar Arief senantiasa melaksanakan pengawasan dan pembinaan atas pelaksanaan tugas bawahannya sesuai yang diamanahkan Perma No 8 Tahun 2016. (Reza)

Share:
Komentar

Berita Terkini