Anggota DPRD Manaek Hutasoit Minta Bupati Dosmar Tetap Buat Terobosan Baru Demi Kesejahteraan Warga

Editor: dailysatu author photo

Teks foto : Bupati Dosmar Banjarnahor (baju putih) didampingi Anggota DPRD, Manaek Hutasoit (tengah) dan Kepala Desa Hutasoit I, saat melakukan panen raya tanaman jagung secara terpisah, di Desa Hutasoit I, dan Hutasoit II.
dailysatu.com -  Bupati Humbang Husundutan (Humbajas), Dosmar Banjarnahor agar tidak bosan-bosannya untuk membuat terobosan-terobosan baru untuk membangun dan mensejahterakan masyarakatnya.

Permintaan itu dikatakan Anggota DPRD Kabupaten Humbahas, Manaek Hutasoit saat mendampingi Bupati Humbahas, Dosmar BanjarnahorBanjarnahor saat panen raya tanaman jagung di Kecamatan Lintong Nihuta, Jumat (1/4/2022).

Anggota Dewan dari Partai Golkar itu juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Dosmar yang mau meluangkan waktu untuk mengikuti panen raya itu bersama warga daerah pemilihannya Dapil II (Lintong Nihuta, Paranginan). 

"Kami sangat berterimakasih kepada Pak Bupati Dosmar yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti panen raya ini bersama warga. Semoga Bupati dapat terus membangun dan mensejahterakan masyarakat hingga habis periode yang kedua ini," harap Manaek. 

Ketua DPRD periode 2014-2019 itu menambahkan, saat ini masyarakatnya tengah mengelola lahan yang ditanami jagung. Warganya mengaku, bahwa dalam hasil pertanaman jagung betul-betul menguntungkan. Dimana anggaran kos pengeluaran tidak terlalu banyak dari pada anggaran kos pengeluaran pertanaman lainnya, mulai cabe, tomat, dan lainnya.



"Saat ini masyarakat disini tengah mengelola lahan yang ditanami berupa jagung," ucapnya.



Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Hutasoit I Liston Hutasoit, dia mengatakan, bahwa warganya sudah 80 persen beralih menanam jagung. Yang sebelumnya, warganya mengelola pertanaman padi, kentang, dan cabe.



"Kalau kita lihat sangat menguntungkan peningkatan dalam menanam jagung ini. Terbukti, dari peningkatkan itu sudah 80 persen warga kita bercocok tanam jagung," katanya. 

Dijelaskannya, dari peningkatan itu, rata-rata warga ini bisa mencukupi kebutuhan sehari-sehari hidupnya, dengan menyekolahkan anaknya hingga kebutuhan yang lainnya.

Menurut dia, hal itu dikarenakan kos pengeluaran menanam jagung tidak terlalu banyak. Dan, keuntungan signifikan serta durasi waktu 3 sampai 4 bulan.

"Kalau menanam cabe kan banyak kos yang dikeluarkan. Dan keuntungannya tidak signifikan,"ungkapnya. 

Pun begitu dikatakan Kepala Desa Hutasoit II James Hutasoit. Dia mengatakan, bahwa warganya hampir 60 persen sudah menjadi petani jagung.

" Mereka tinggalkan pertanaman dulu, menjadi tanaman jagung. Ya itu jelas keuntungan signifikan yang dirasakan warga kita," jelaskan. 

Walaupun, lanjut james, ada warganya masih bercocok tanam sayur-sayuran, dan padi. " Jadi, kita banyak berterima kasih kepada Pak Bupati atas terobosannya kepada masyarakat," ucapnya. 

Diharapkannya, dari terobosan yang telah dilakukan Bupati Dosmar itu, agar Pemerintah Humbahas dibawah kepemimpinan Bupati Dosmar untuk dapat menyediakan alsintan berupa alat pemotong jagung, selain alsintan yang sudah ada.

" Kalau kami berharap, agar Pemerintah dapat menyediakan bibit jagung pioner 32, pupuk dan alat pengelola lahan lainnya," harap Kades Hutasoit II.

Sebelumnya, Bupati Humbang Hasundutan , Dosmar Banjarnahor mengapresiasi warga Hutasoit I , dan II Kecamatan Lintong Nihuta, yang turut serta mensukseskan program pemerintah di bidang pertanian khususnya program tanam jagung.

Hal itu dikatakan Bupati Dosmar di sela-sela melakukan panen raya tanaman jagung secara terpisah, Jumat (1/4/2022).

Bupati Dosmar juga berharap, agar warga lainnya juga melakukan hal yang sama. " Saya berharap, warga lainnya juga ikut bertanam jagung. Karena, bertanam jagung ini tidak mengeluarkan anggaran kos yang banyak," ucapnya.

Bupati Dosmar juga menceritakan, bahwa terobosan yang dilakukannya ini sejak tahun 2017 lalu, sudah dikaji melalui pangsa pasar, dan anggaran kos pengeluaran. " Saya sudah kaji pangsa pasar jagung ini. Apa yang saya sarankan atau imbau itu sudah saya kaji seluruhnya. Tentunya, untuk mensejahterakan masyarakat dan para petani," ungkapnya.(Carlos) 

Share:
Komentar

Berita Terkini