Musrenbang RKPD Kabupaten Taput Tahun 2023, Bupati Prioritaskan Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Editor: romi syah author photo

dailysatu.com - Bupati Tapanuli Utara Drs Nikson Nababan MSi, bersama Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi Sumatera Utara Ahmad Fadly SSos MSp, membuka secara resmi  Musrenbang RKPD Kabupaten Taputa Tahun 2023, dengan tema "Sinergisitas Perencanaan Dan Percepatan Pembangunan Dalam Mewujudkan Visi Dan Misi Kabupaten Tapanuli Utara, Senin (21/03/2022) di Sopo Partungkoan, Tarutung. 

Kegiatan ini dilakukan selama dua hari, mulai tanggal 21 Meret 2022 sampai 22 Maret 2022. Hari pertama diisi dengan pemaparan beberapa narasumber, diantaranya Prof Dr Wirman Syafri Sailiwa MSi, Dr Mansyur Achmad Km MSi, Dr Marja Sinurat MPd MM. 

Bupati Drs Nikson Nababan Msi, dalam arahannya mengatakan Musrenbang ini merupakan pendekatan perencanaan pembangunan secara partisipatif. Proses penyusunan RKPD ini ditujukan untuk mewujudkan keselarasan dan keterpaduan antara perencanaan pembangunan nasional dan Provinsi Dengan Kabupaten Taput yang mengacu pada Peraturan Daerah nomor 10 tahun 2021, tentang perubahan rencana pembangunan jangka menengah daerah Kabupaten Taput tahun 2019-2024. 

Disampaikan Bupati, prioritas pembangunan RKPD Kabupaten Taput tahun 2023 adalah, peningkatan infrastruktur daerah, optimalisasi produksi, produktivitas dan nilai tambah pertanian, peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita serta menurunkan angka kemiskinan, peningkatan akses layanan dan kualitas pendidikan dan kesehatan, peningkatan sarana dan prasarana serta event kepariwisataan yang terintegrasi dengan industri kreatif dan sektor lainnya, peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. 

“Pelaksanaan Musrenbang ini untuk penyusunan dokumen rencana kerja Pemerintah Daerah tahun 2023, telah melalui sinergitas reses DPRD dan Musrenbang Kecamatan dan pendapat dari seluruh pemangku kepentingan pembangunan. Sehingga dapat merumuskan usulan prioritas pembangunan yang akan dibiayai melalui APBD Kabupaten Taput, bantuan keuangan Provinsi dan APBN," ujar Nikson Nababan. 

Dilanjutkannya, akan ada kebutuhan prioritas pembangunan daerah yang belum dapat terakomodir pada tahun 2023 karena keterbatasan APBD Kabupaten Taput. Hal ini akan menjadi perhatian pemerintah Kabupaten Taput mengupayakan perolehan bantuan dana pembangunan, baik dari Pemerintah Provinsi Sumut, Pemerintah Pusat, dan pelaku dunia usaha/perusahaan   dengan program CSR. 

“Menuntaskan Infrastruktur jalan dan jembatan adalah prioritas kita. Interkoneksi desa dan kecamatan. Saya minta semua perangkat daerah bersinergi dan meningkatkan akselarasi kerja dengan menciptakan terobosan, ide, dan kreativitas yang inovatif. Dengan satu harapan, kekurangan sumber dana pembangunan itu tidak menjadi penghambat kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan tidak menjadi penghambat kita dalam memajukan Kabupaten Taput,” tegas Nikson Nababan. 

Sementara Gubernur Sumut, diwakili Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah, Ahmad Fadly SSos MSp mengatakan, besarnya skala dan cakupan pembangunan daerah tentunya membutuhkan sinergitas, integrasi dan koordinasi antar pemangku kepentingan. 

Sinergi perencanaan pembangunan Provinsi dan Kabupaten/Kota perlu ditingkatkan melalui sinkronisasi dan kolaborasi dalam bentuk kerjasama perencanaan pembangunan. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penggunaan sumberdaya dalam pembangunan. 

"Saya berharap pelaksanaan Musrenbang RKPD ini dapat meningkatkan esensi peran publik dalam mendiskusikan berbagai hal yang sangat penting untuk perencanaan kedepan yang lebih baik," tutur Ahmad Fadly. 

Musrenbang tersebut dihadiri beberapa pimpinan/mewakili Perangkat Daerah Provinsi Sumut, Forkopimda Taput, Pimpinan dan Anggota DPRD Taput, Sekda Taput, para Staf Ahli Bupati, Asisten, Pimpinan OPD dan para Camat, pimpinan instansi vertikal Taput, pimpinan BUMN/BUMD, para Kepala Desa, tokoh masyarakat/tokoh adat, tokoh agama, organisasi pemuda dan insan pers. (ds/Bisnur Sitompul)

Share:
Komentar

Berita Terkini