Ditakutkan Buat Kegaduhan, Ketua PWI Madina Minta Kapolda Untuk Segera Tahan AAN

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com- Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mandailing Natal, M. Ridwan Lubis, meminta kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak untuk segera menangkap dan mengamankan AAN, tersangka kasus tambang ilegal di Madina. 


Hal ini disampaikan Ketua PWI Madina karena menilai jika tidak segera diamankan AAN ditakutkan akan membuat gaduh dengan postingan-postingan akun media sosialnya.


"Terkait akun media sosial atas nama Akhmad Arjun Nasution yang memposting nada-nada ancaman seperti mati sia-sia. Saya menilai saudara Arjun sudah membuat suatu hal yang sudah mengkhawatirkan. Terlepas untuk siapa status pengancaman itu," jelas Ridwan kepada wartawan di Kantor PWI Madina, Sabtu (19/3).


Menurut Ridwan, postingan-postingan pengancaman itu membuat resah kawan-kawan media khususnya di Kabupaten Madina. Melihat hal ini, Ridwan meminta Kapolda, Ditreskrimsus dan Ditreskrimum untuk menolak penangguhan penahanan AAN.


"Saya secara pribadi meminta kepada Ditreskrimsus dan Ditreskrimum untuk menolak ataupun mencabut penangguhan penahanan AAN. Bagaimanapun apakah yang bersangkutan terlibat atau tidak dengan kasus pengeroyokan JBL beberapa waktu lalu, tetap saja ini akan membuat kegaduhan," ucap Ridwan.


Dia juga mengatakan, perihal benar tidaknya akun media sosial bernama Akhmad Arjun Nasution itu dikelola langsung yang bersangkutan itu merupakan tugas dari pihak kepolisian untuk mengungkapnya. 


Karena beberapa hal yang sudah terbukti, adanya foto profil yang bersangkutan dan nama lengkap yan bersangkutan di akun media sosial tersebut.


"Siapa yang mengelola akun itu, menjadi tugas kepolisian nantinya yang membuktikannya. Nama akun dan foto yang tercantum dalam akun tersebut sudah menjadi bukti kuat bahwa akun tersebut milik yang bersangkutan,"tegas Ridwan. (Reza).

Share:
Komentar

Berita Terkini