Walikota Medan Minta Tim Satgas Agar Bersikap Humanis & Ingatkan Masyarakat Bahaya Covid-19

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com - Dengan mengendarai sepeda motor, Wali Kota Medan Bobby Nasution memimpin langsung Tim Satgas Covid-19 Kota Medan melakukan sosialisasi sekaligus memantau penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1 di Kecamatan Medan Marelan, Minggu (13/2). Hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang sebelumnya landai kini telah menunjukkan peningkatan.


Saat sosialisasi dan pemantauan yang dilakukan, Bobby Nasution berboncengan dengan Dandim 0201/BS Kol Inf Hindratno Devidanto, Kapolresta Pelabuhan Belawan AKBP Faisal Rahmat beserta sejumlah pimpinan OPD terkait serta Camat Medan Marelan M Yunus juga ikut bersepeda motor. Dalam sosialisasi yang dilakukan, pelaku usaha dan masyarakat diingatkan untuk disiplin melaksanakan protokol kesehatan, terutama pemakaian masker guna mencegah penyebaran Covid-19.


Sebelum sosialisasi dan pemantauan dilakukan, Bobby Nasution juga telah mengingatkan kepada Tim Satgas Covid-19 agar melakukan pendekatan pendekatan persuasif dan bersikap humanis. Sebab, tujuan kegiatan itu dilakukan untuk mengingatkan kepada masyarakat akan bahaya Covid-19. "Jangan pula tindakan kita dalam melakukan sosialisasi dan pemantauan lebih berbahaya dari Covid-19 dengan bersikap arogan," kata Bobby Nasution saat memimpin apel di Lapangan Rengas Pulau Jalan Kapten Rahmad Budin.


Saat ini, ungkap Bobby, angka kasus penyebaran Covid-19 telah terjadi peningkatan. Setelah beberapa bulan melandai, jelasnya, kini telah mendekati  angka 500 lebih perharinya. Artinya, tinggal 200 lagi mendekati angka 700 lebih kasus  perhari yang pernah terjadi beberapa waktu lalu. "Jadi tugas kita mengingatkan masyarakat agar tetap mengikuti prokes dan memakai masker. Penggunaan masker ini harus kita tertibkan dan ingatkan," tegasnya.


Terkait itu berhubung Kota Medan saat ini berada di Level 1 sehingga masih menerapkan PPKM Level 1, jelas Bobby, maka masyarakat maupun pelaku usaha harus mengikutinya, terutama pembatasan jam operasional. Hal itu, tegasnya, bukan ingin membatasi kegiatan tetapi sebagai upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.


"Selain prokes, kita juga minta kepada pelaku usaha untuk menerapkan aplikasi PeduliLindungi," ujarnya seraya menambahkan Pemko Medan juga akan terus meningkatkan capaian vaksinasi, terutama vaksinasi tambahan (booster) terhadap usia rentan dan lanjut yang kini capaiannya masih rendah guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.


Di kesempatan itu, Bobby juga menyampaikan, menyusul penambahan kasus yang terjadi sudah ada korban yang meninggal sebanyak 1 kasus. Jika dilihat dari angka, jelasnya, tentunya masih kecil. "Harus dipahami itu menyangkut nyawa. Untuk mengantisipasinya, penting dilakukan vaksinasi," pungkasnya seraya kembali mengingatkan agar Tim Satgas Covid-19 harus humanis menghadapi masyarakat saat melakukan sosialisasi dan pemantauan PPKM Level 1.


Usai apel, Bobby Nasution berboncengan dengan Dandim mengendarai sepeda motor diikuti Tim Satgas melakukan sosialisasi dan pengawasan penerapan PPKM Level 1 di Kecamatan Medan Marelan. Bobby sempat mendatangi salah satu tempat usaha yakni Mei Mei Plaza HP yang malam itu ramai pengunjung. Pemilik usaha yang diketahui wanita diingatkan Bobby Nasution untuk menjalankan prokes dengan ketat. Selain mewajibkan pengunjung dan pekerjanya memakai masker, juga diingatkan agar menggunakan aplikasi PeduliLindungi.(ds/lilik)

Share:
Komentar

Berita Terkini