Tak Kuorum, Paripurna RPJMD Ditunda

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com- Rapat Paripurna Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021 -2026, Kabupaten Mandailing Natal di Kantor DPRD Madina terpaksa harus ditunda. Penundaan ini, dikarenakan adanya instruksi dari salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Syafaruddin Ansari dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).


Awalnya paripurna RPJMD ini berjalan normal ketika Bupati Madina, H. M Jafar Sukhairi Nasution membacakan paparan rencana pembangunan di depan para anggota DPRD. 


Namun, ketika Pimpinan Sidang, Erwin Efendi Lubis akan melakukan penundaan hingga pukul 14.00 wib untuk mendengarkan pandangan fraksi-fraksi muncul perdebatan dan instruksi dari salah seorang anggota DPRD. 


Syafaruddin Ansari, anggota fraksi PAN langsung memberikan instruksi kepada pimpinan sidang untuk menunda pandangan umum fraksi karena tidak memenuhi unsur kourum hadir peserta sidang. Syafaruddin menjelaskan sidang paripurna ini tidak bisa dilanjutkan karena saat itu jumlah peserta sidang tidak memenuhi 2/3 jumlah anggota DPRD yang hadir.


"Instruksi pimpinan sidang. Sebaiknya sidang ini tidak dilanjutkan karena jumlah peserta sidang tidak memenuhi korum. Karena saat ini, berdasarkan absen yang saya pegang saat ini, hanya ada 19 orang anggota DPRD yang hadir di luar dua orang pimpinan sidang. Ini akan menjadi masalah kedepannya," ucapnya. 


Syafaruddin juga menegaskan, jika sidang ini dipaksakan untuk dilanjutkan akan menjadi permasalahan besar. Dia juga mengaitkan dengan jatuhnya Hari Pers Nasional yang jatuh hari ini, Rabu (9/2). 


"Hari ini pun kebetulan hari pers nasional. Ini akan menjadi perbincangan yang sangat buruk bagi para kita para anggota dewan karena tak paham tentang aturan-aturan dasar dalam persidangan," tegasnya.


Menanggapi instruksi tersebut, Pimpinan Sidang, Erwin Efendi Lubis memustukan agar sidang paripurna RPJMD 2021 - 2026 ini ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Dia juga mengatakan berdasarkan laporan dari Sekretaris dewan sebelum dimulainya paripurna ada 28 orang anggota DPRD yang hadir. 


"Tadi sebelum dimulainya sidang paripurna, ada 28 orang anggota dewan yang hadir. Namun ternyata hanya 19 orang saja yang menandatangani absensi. Sehingga jumlah anggota dewan yang mengikuti paripurna ini tidak korum. Melihat hal ini, maka kami memutuskan untuk menunda paripurna ini, hingga waktu yang tidak ditentukan," tegasnya sambil menutup sidang paripurna tersebut.(Reza)

Share:
Komentar

Berita Terkini