Tak Dapat TPP, Pengawas Sekolah Adukan Nasib Ke DPRD Medan

Editor: dicky irawan author photo


Dailysatu.com- Sejumlah pengawas sekolah tingkat SD dan SMP mengadukan nasib ke DPRD Kota Medan terkait Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang tak kunjung cair. 

Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Rajudin Sagala menampung aspirasi mereka di ruang Banggar DPRD Kota Medan, Senin (14/2/2022).

Menyikapi keluhan itu, Rajudin Sagala mengatakan ada beberapa keluhan yang disampaikan pengawas sekolah yang harus menjadi perhatian pemerintah. Diantaranya, sudah 8 tahun pengawas sekolah tidak mendapatkan TPP.

"Ada beberapa keluhan yang disampaikan oleh pengawas sekolah antara lain, yang pertama sejak delapan tahun yang lalu pengawas tidak mendapatkan TPP. Mereka mengeluh, sementara beban kerja mereka semakin banyak," paparnya.

Contoh, satu pengawas bisa mengawasi lebih dari tiga sekolah bahkan sampai lima sekolah. Menurutnya, hal ini sangat miris. 

Rajudin Sagala menambahkan, selama ini mereka dapat uang makan, kalau dari Kemenag mereka dapat, tapi yang dari Diknas tidak dapat.

"Selanjutnya yang ketiga, adanya kepala sekolah yang tumpang tindih tugas di sekolah lain, artinya ada Kepala Sekolah yang di Plt-kan di sekolah lain," jelas Rajudin Sagala.

Rajudin menyampaikan akan ada solusi dan tindak lanjut supaya fungsi pengawas betul-betul dijalankan dan keluhan terkait TPP pengawas dapat dicari jalan keluarnya.

"Akan kita buat solusinya nanti supaya ke depan pengawas betul-betul difungsikan, mana yang sudah sertifikasi dan mana yang belum. Diupayakan yang belum sertifikasi akan kita prioritaskan untuk TPPnya," ungkapnya.

Sehingga tidak membebani APBD Kota Medan. Selanjutnya, Rajudin Sagala pun meminta agar dibuat Rapat Dengar Pendapat (RDP), dengan memanggil dinas terkait dalam waktu dekat.

"Supaya nanti lebih jelas bahwa inilah kejadian selama ini dan ini harus segera diantisipasi dan menjadi perhatian kita," pungkas Rajudin Sagala. (DS/ dik)


Share:
Komentar

Berita Terkini