Pansus DPRD Humbahas Harus Berdasar dan Berdampak Luas Bagi Masyarakat

Editor: dailysatu author photo

Teks foto: Adv M Roy Debataraja SH MH
dailysatu.com - Terbentuknya Panitia Khusus (Pansus) di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) Provinsi Sumatera Utara harus berdasarkan urgensi dan memenuhi syarat.

Hal itu dikatakan salah satu anak rantau, Adv M Roy Debataraja SH MH kepada wartawan, Jumat (4/2/2022). 

"Pansus DPRD Humbahas Harus Berdasarkan Urgensi. Jangan sampai Pansus yang telah dibentuk hanya untuk pencitraan anggota DPRD Humbahas saja,"ucap Roy.

Dikatakannya, didalam peraturan perundang-undangan, DPRD setiap mau membentuk Panitia Khusus harus ada yang mendasari kenapa dibentuk. 

" Apakah terbentuknya Pansus sudah sangat krusial, kalau memang harus dibentuk. Kemudian, apakah berdampak luas terhadap masyarakat," kata Roy.

Lebih lanjut, tambah Roy, Pansus juga harus melibatkan akademisi, dan narasumber yang berkompeten, sebelum membentuk. Karena harus terlebih dahulu dikaji, Pansus mana yang paling tepat.

Sebab, menurutnya, DPRD dalam menjalankan tugasnya terkait pelaksanaan fungsi pengawasan, DPRD memiliki hak yakni hak angket dan hak interpelasi. 

" Nah, yang menjadi pertanyaan lagi, Pansus apa yang dibawa oleh DPRD Humbahas ini. Pansus meminta keterangan, atau pansus penyelidikan. Jangan hanya membuat SK Pansus, tanpa ada hal yang tadi," tukasnya. 

Dengan demikian, lanjut dia, ia meminta kepada 25 anggota DPRD Humbahas, Pansus yang telah dibentuk dengan tiga SK komposisi personalia harus berdasarkan urgensi dan memenuhi syarat. 

" Jangan salah melangkah anggota DPRD terkait pelaksanaan fungsi pengawasannya. Kalau sudah melakukan penyelidikan, berarti Pansus yang dibentuk ini adalah Pansus Angket. Kemudian, kalau memang sudah sampai ke penyelidikan ,berarti berdampak luas kepada masyarakat," ujarnya. 

Sementara itu, Ketua Pansus Penggunaan Dana Covid 19 DPRD Humbahas Guntur Simamora, saat ditanya wartawan apa urgensi dari dibentuknya pansus penggunaan dana Covid 19. Kemudian, dilatarbelakangi apa pansus ini, dan apa yang mendasari pansus ini, apakah persoalannya sudah sangat krusial. Kalau memang,apakh berdampak luas terhadap masyarakat?

Hingga berita ini diturunkan, Politisi Partai Perindo itu, belum mau menjawab. 

Demikian juga, Ketua Pansus Penertiban Aset Daerah, Bresman Sianturi, belum menjawab ketika disinggung soal apa urgensi dari dibentuknya pansus, soal dilatarbelakangi apa, dan apakah sudah sangat krusial, serta berdampak luas kepada masyarakat.

Perlu diketahui, ada tiga komposisi personalia Panitia Khusus di DPRD. Pertama, Pansus Penggunaan Dana Covid 19 diketuai Guntur Simamora, Wakil Ketua Marolop Situmorang, anggota Marsono Simamora, Sanggul Rosdiana Manalu, Masria Sinaga, Kepler Torang Sianturi, dan Jimmy Togu. 

Kedua, Pansus Penyempurnaan Tatib DPRD. Diketuai Manaek Hutasoit, Wakil Mutiha Hasugian, anggota Martini Purba, Minter Hulman Tumanggor, Tingkos Martua Silaban, Moratua Gajah, Laston Sinaga, Poltak Purba. 

Ketiga, Pansus Penertiban Aset Daerah. Dengan komposisi personalia diketuai Bresman Sianturi, Wakil Ketua Charles Ary Herianto Purba, anggota Normauli Simarmata, Muslim Simamora, Jamanat Sihite, Daniel Banjarnahor, Bantu Tambunan.(Carlos) 

Share:
Komentar

Berita Terkini