Ombudsman Sumut, Kanwil BPN Sumut Akan Turunkan Tim Monev ke Madina

Editor: romi syah author photo


dailysatu.com-Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Wilayah Sumatera Utara, akan segera menurunkan tim monitoring dan evaluasi (monev) ke Kantor BPN Kabupaten Mandailing Natal. Hal ini diungkapkan oleh Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara Abyadi Siregar melalui pesan WhatsAppnya, Selasa (15/2).


Abyadi menjelaskan permasalahan dugaan pungutan liar di Kantor BPN Madina sangatlah meresahkan masyarakat. Sehingga dia sebagai perpanjangan tangan pemerintah yang melindungi hak-hal publik masyarakat perlu untuk meneruskan laporan atau keresahan masyarakat di Madina. 


"Kepala Kanwil BPN Sumut berjanji untuk segera menurunkan tim monitoring dan evaluasi ke BPN Madina. Saya berharap masyarakat yang menjadi korban dugaan pungli ini bisa bertemu langsung dengan tim yang diturunkan nanti," ucapnya. 


Tindak cepat BPN Kanwil Sumut ini dianggap Abyadi sebagai proses pemberantasan mafia tanah di Indonesia. Dia menilai saat ini, banyaknya mafia-mafia tanah di Indonesia harus segera diberantas dan diselesaikan segera. 


"Mafia tanah itu harus segera diberantas. Jangan dipelihara," tegasnya.


Permasalahan dugaan pungli ini berasal dari masyarakat di desa Batu Sondot Kecamatan Batahan Madina. Masyarakat dimintai uang 1,2 juta rupiah untuk mengurus Sertifikat tanah milik mereka. Berdasarkan informasi yang didapat dailysatu.com ada sekitar 197 kepala keluarga yang melakukan pengurusan sertifikat tanah di Desa Batu Sondat ini. (Reza)

Share:
Komentar

Berita Terkini