Asisten III Buka Seminar Hasil Kajian Ragam Hias Labuhanbatu

Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com - Mewakili Bupati Labuhanbatu, Asisten III Administrasi Umum Pemerintahan Kabupaten Labuhanbatu Zaid Harahap membuka Seminar Hasil Kajian Ragam Hias Sebagai Identitas Budaya Kabupaten Labuhanbatu yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pemkab Labuhanbatu di Ruang Data dan Karya Kantor Bupati, Rantau Selatan, Senin (7/2/2022).

Membacakan Pidato Bupati, Zaid mengatakan Kebudayaan memegang peranan Penting dalam kemajuan suatu bangsa. Keberagaman kebudayaan daerah merupakan kekayaan dan identitas bangsa yang sangat diperlukan untuk memajukan kebudayaan nasional ditengan dinamika perkembangan dunia. “Ragam hias khas daerah yang dituangkan kedalam bentuk kongkret mampu memupuk rasa cinta terhadap kebudayaan daerah,” ucap Zaid. 

Ragam hias merupakan karya seni rupa yang diambil dari bentuk flora, fauna, figural, polgyonal, dan geometris. Menggambar ragam hias memberikan pengetahuan tentang keanekaragaman Budaya Rupa dan kearifan lokal tentang kehidupan masyarakat penggunanya. “untuk meajukan kebudayaan, diperlukan langkah strategis berupa upaya pemajuan kebudayaan melalui perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan guna mewujudkan masyarakat yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan,” kata Zaid.

Plt Kepala Balitbang Zuhri, SE., M.Si dalam parapannya mengatakan penelitian ini didasari oleh Undang-undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan dan Peraturan Pelaksanaan UU nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan Nomor 87 Tahun 2021. Maksud penelitian ini adalah untuk melindungi dan melestarikan nilai-nilai budaya khas Labuhanbatu, dengan tujuan mengetahui ragam hias khas yang menggambarkan identitas daerah Kabupaten Labuhanbatu, dan mengidentifikasi indikasi geografis yang bisa dijadikan ragam hias khas baru yang menggambarkan identitas daerah kabupaten Labuhanbatu. “Tanpa adanya rasa cinta dan bangga di masyarakat maka pembangunan daerah akan sangat sulit untuk dilakukan,” ucap Zuhri.

Pada pemaparannya disebutkan telah teridentifikasi 13 motif ragam hias khas yang dapat menggambarkan identitas Labuhanbatu. Beberapa indikasi geografis yang dapat dijadikan unsur pembentuk motif ragam hias khas baru yang menggambarkan daerah Kabupaten Labuhanbatu berdasarkan penelitian ini adalah Pilandok, Gamak, Pohon Karet, Sungai, Berombang. 

Zuhri menambahkan akan bekerjasama dengan instansi-instansi terkait untuk mewujudkan ragam hias khas Labuhanbatu. Acara dilanjutkan dengan diskusi bersama para tokoh masyarakat, budayawan, dan perwakilan instansi terkait.

Hadir dalam acara ini Staf Ahli bupati, Kepala dan perwakilan OPD terkait, tokoh masyarakat, sejarawan, budayawan, dan undangan lainnya. (ds/Aji)

Share:
Komentar

Berita Terkini