Diduga Tidak Bisa Mempertanggung Jawabkan Anggaran, Kadis Infokom Paluta "Merondok" Saat di Konfirmasi

Dibaca:
Editor: dailysatu author photo

dailysatu.com- Berdasarkan data, ada beberapa aitem anggaran di tahun 2020 yang berhubungan dengan media, sehingga menjadi pertanyaan di kalangan awak media terhadap Kadis Infokom Paluta.

Anggaran tersebut  di antaranya seperti, belanja surat kabar, Belanja jasa pemberitaan, program kerjasama informasi mas media.

Namun saat tim media ingin menjumpai nya berkali kali, tidak pernah bisa. terakhir selasa (04/01/20) Kadis Infokom Paluta malah merondok di ruangannya. Yang sadis nya ada pegawai honor yang di duga sengaja di perintah oleh kadis tersebut untuk menghalau para tim.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Pemburu Pelaku Tindak Pidana Korupsi Republik Indonesia (DPC LPP TIPIKOR RI) Akhiruddin Siregar sangat menyayangkan sikap kadis Infokom Paluta tersebut.

"Masak mengenai hal tersebut kadis merondok macam anak-anak," sebutnya.

Menurut Akhir,  Lailarusdi tersebut tidak berkompetensi sebagai Kadis Infokom Paluta, karena tidak lagi mencerminkan sikap lj layaknya sebagai seorang PNS yang mana adalah mengutamakan pelayanan khususnya Publik sebagai kadis kominfo.

"Bagaimana cara nya Dinas Infokom bisa membantu Bupati dalam melaksanakan Urusan Pemerintahan di bidang komunikasi, informatika dan publikasi kegiatan internal, kalo sikap kadis nya suka merondok dan takut terbuka,"sebutnya.

Padahal, salah satu tugas Infokom yaitu mengumpulkan bahan dan menyusun rencana pedoman/petunjuk pelaksanaan serta melakukan transformasi informasi dan komunikasi yaitu melalui media massa cetak, elektronik dan online, penyusunan materi informasi kebijakan Pemerintah Daerah, melakukan koordinasi pemberitaan daerah dan juga fasilitasi pengembangan kualitas insan pers, fasilitasi kerja sama dengan media massa, dan pengembangan literasi media.

Akhir mengatakan, dengan sikap kadis Infokom Paluta tersebut yang suka merondok, berarti kadis sudah lari dari tugasnya berarti kuat dugaan kadis tersebut tidak paham dengan tugasnya dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat. Untuk itu pihaknya meminta BPK agar memeriksa segala Anggaran yang di kelola dinas Kominfo Paluta yang di duga kuat tidak dapat di pertanggung jawabkan secara rinci.(Malik) 

Share:
Komentar

Berita Terkini